Investasi Melalui Aplikasi Reksa Dana, Apakah Aman?

Muh. Rifai
Foto: Via PTPSI
A-AA+A++

Investasi melalui aplikasi reksa dana semakin populer di kalangan masyarakat, khususnya pemula yang ingin membangun portofolio keuangan. 

Menurut Bareksa pada 2023, jumlah investor reksa dana di Indonesia meningkat hingga 60% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan antusiasme yang tinggi di kalangan masyarakat.




Selain mudah diakses, investasi ini dapat dimulai dengan modal yang sangat terjangkau, mulai dari Rp10.000 saja. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah investasi reksa dana melalui aplikasi benar-benar aman?

Keamanan Investasi Reksa Dana Melalui Aplikasi

Untuk memastikan keamanan aplikasi, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebagai berikut.

1. Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 

Aplikasi investasi reksa dana yang terdaftar di OJK memastikan bahwa dana investor dikelola oleh manajer investasi profesional dan disimpan di bank kustodian. 

Contoh aplikasi terpercaya seperti Bibit, Bareksa, dan Ajaib semuanya diawasi oleh OJK, sehingga memberikan rasa aman kepada pengguna dalam melakukan transaksi.

2. Proses Transaksi yang Aman 

Sebagian besar aplikasi investasi menggunakan sistem keamanan berlapis seperti verifikasi biometrik, kata sandi, dan OTP. 

Misalnya, aplikasi Bareksa memastikan setiap transaksi hanya dilakukan melalui rekening yang sudah terverifikasi sebelumnya, sehingga mengurangi risiko penipuan

3. Diversifikasi Investasi

Reksa dana memungkinkan investor mendiversifikasi portofolio mereka. Dengan produk yang dikelola oleh manajer investasi, risiko dapat diminimalkan.

Selain itu, fitur seperti robo-advisor pada aplikasi Bibit membantu pengguna memilih produk berdasarkan profil risiko mereka.

Keuntungan Berinvestasi Reksa Dana Melalui Aplikasi

Investasi reksa dana melalui aplikasi mempermudah investor pemula untuk memulai perjalanan finansial. Beberapa kelebihan utama yang ditawarkan adalah:

1. Modal Rendah

Berbeda dengan investasi saham yang membutuhkan modal lebih besar, reksa dana bisa dimulai dengan dana yang sangat kecil, bahkan hanya Rp10.000. Hal ini membuatnya ideal bagi generasi muda yang baru memulai.

2. Akses 24/7

Dengan aplikasi berbasis digital, transaksi dapat dilakukan kapan saja tanpa perlu datang ke kantor bank atau agen. Investor juga dapat memantau kinerja portofolio mereka secara real-time.