Skrol untuk membaca pos

Tidak Benar Vaksin Polio Sebabkan Kanker dan HIV

Muh. Rifai
FOTO: Kemenkes
A-AA+A++

Setelah penemuan itu dipublikasikan, kekhawatiran muncul karena vaksin polio sudah disuntikkan kepada jutaan anak di AS, Inggris, Jerman, dan Swedia. Para peneliti kemudian melakukan serangkaian studi yang membandingkan prevalensi kanker pada anak-anak yang menerima vaksin polio yang terkontaminasi virus SV40 dengan anak-anak yang tidak divaksinasi. Hasilnya, angka kejadian kanker pada kedua kelompok adalah sama.

Pada pertengahan 1990-an, otoritas kesehatan menyimpulkan bahwa vaksin polio yang terkontaminasi SV40 tidak menyebabkan kanker. Selain itu, ditegaskan bahwa tidak ada vaksin polio yang digunakan saat ini mengandung virus SV40.

Tidak ada bukti kuat yang mendukung bahwa vaksin polio dapat memicu HIV. Dalam jurnal berjudul “Polio vaccine samples not linked to AIDS” yang diterbitkan di Nature pada 26 April 2001, para peneliti tidak menemukan bukti yang mendukung hipotesis bahwa HIV-1 ditularkan melalui vaksin polio tetes.