Olehnya, solusi untuk mengatasi itu kata anwar, tidak lain adalah dengan menghadirkan pabrik kelapa sawit.
“Saya ini petani sawit. Dulu waktu di Morowali, saya hadirkan pabrik kelapa sawit, dengan begitu, petani sawit tidak susah lagi mencari pembeli. Dan harganya juga naik, dibanding sebelum adanya pabrik,” jelasnya.
Apalagi, katanya di Rio Pakava ini banyak sawit mandiri yang dimiliki masyarakat.
“Kalau saya jadi gubernur, saya akan hadirkan pabrik kelapa sawit di Rio Pakava ini,” katanya.
Kemudian, Anwar Hafid juga berjanji akan menyelesaikan persoalan tabal batas antara Sulteng dan Sulbar.
Berikut ini 9 Program Anwar Hafid dan Reny Lamadjido jika terpilih menjadi Gubernur Sulawesi Tengah:
BERANI Cerdas. Sebuah program yang bertujuan untuk memberdayakan Sulawesi Tengah, bersama Anwar dan Reny, melalui pendidikan. Program ini diberi nama NAMBASO (Anak Miskin Bisa Sekolah) yang berfokus pada pemberian kesempatan kepada anak-anak kurang atau tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Menurut Anwar, setelah anak-anak ini menyelesaikan sekolah menengah atas, mereka hanya mempunyai dua pilihan, yaitu, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dengan biaya sekolah ditanggung oleh pemerintah, atau diberi pekerjaan untuk memastikan mereka tidak menganggur.
“Jadi, anak-anak kita kalau sudah tamat SMA, nanti hanya ada dua pilihan. Kalau dia tidak mau lagi kuliah, kita akan menyediakan tempat kerja. Sehingga mereka tidak menganggur. Tapi, kalau dia mau kuliah kita biayayi kuliahnya,” jelasnya.
Selain pendidikan, ada program BERANI Sehat. Program ini mengutamakan peningkatan layanan kesehatan, termasuk cakupan BPJS gratis untuk pasien kelas III, apapun latar belakang sosial ekonominya. Inisiatif ini memastikan bahwa setiap orang, kaya ataupun miskin, memiliki akses terhadap layanan kesehatan berkualitas dengan hanya menggunakan KTP.
Untuk lebih meningkatkan layanan kesehatan, Anwar-Reny akan menghadirkan rumah sakit berstandar internasional, dengan staf dokter ahli yang direkrut dari luar daerah, dengan insentif menarik. Langkah ini bertujuan agar tidak ada lagi masyarakat yang sakit harus dirujuk keluar daerah.
Anwar menekankan, komitmennya untuk menyelesaikan masalah kesehatan di Sulawesi Tengah, memastikan tidak ada orang yang meninggal di rumah karena tidak bisa berobat akibat tidak punya jaminan kesehatan.









