Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dan Reny Lamadjido disambut ribuan masyarakat, Desa Minti Makmur, Kecamatan Rio Pakava, Kamis, 18 Juli 2024.

Ribuan masyarakat Rio Pakava menyambut riang gembira pasangan BERANI.

Kag Logistik AKP. Zaimuddin yang juga komandan pengamanan Pilkada 2024, mengatakan, sekitar 30,000 masyarakat Donggala bermukim di Kecamatan Rio Pakava.

“Dari 30 ribu warga Rio Pakava itu, terbagi di Lalundu I sampai Lalundu IV,” katanya.

Komang Murni dan Kadek Erna merasa bersyukur dengan kehadiran Anwar-Reny. Apalagi membawa artis menghibur warga Rio Pakava.

“Kami sangat senang dan menyambut riang gembira kehadiran pasangan bakal calon gubernur dan wakil BERANI (Bersama Anwar – Reni) di Rio Pakava ini. Apalagi membawa artis. Dan baru kali ini ada artis masuk ke Rio Pakava ini. Kalau dulu waktu saya masih kecil pernah juga ada,” ujar Komang Murni yang diamini Kade Erna.

Kecamatan Rio Pakava merupakan ujung utara wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Untuk menuju Rio Pakava Donggala ini harus melalui Kabupaten Pasangkayu dengan jarak tempu kurang lebih 40 kilometer. Kalau normalnya perjalanan ke Rio Pakava ini paling lama 1 jam.

Tapi karena harus melalui perkebunan kelapa sawit milik PT. Astra Agro group itu, perjalanan memakan waktu 2 – 3 jam, apalagi jalan perkebunan kelapa sawit ini hanya pengerasan, sehingga jika musim hujan jalannya becek dan licin.

Anwar Hafid dalam orasi politiknya menyampaikan, akan memperbaiki jalan di Kecamatan Rio Pakava.

Diketahui, jalan di Kecamatan Rio Pakava ini, sudah bertahun-tahun tidak di aspal. Sehingga, setiap hari masyarakat harus membersihkan rumahhnya akibat debu di jalanan.

“Doakan saya dan ibu Reny jadi gubernur. Insya Allah. Demi Allah, tidak cukup 2 tahun saya menjabat, saya kasih aspal mulus jalan di Rio Pakava ini,” ujarnya.

Selain jalan, Anwar Hafid berjanji akan menghadirkan pabrik kelapa sawit.

Hal itu kata Anwar, berdasarkan pengamalamannya yang juga seorang petani kelapa sawit, dimana harga sawit murah dan susahnya mencari pembeli.

Olehnya, solusi untuk mengatasi itu kata anwar, tidak lain adalah dengan menghadirkan pabrik kelapa sawit.

“Saya ini petani sawit. Dulu waktu di Morowali, saya hadirkan pabrik kelapa sawit, dengan begitu, petani sawit tidak susah lagi mencari pembeli. Dan harganya juga naik, dibanding sebelum adanya pabrik,” jelasnya.

Apalagi, katanya di Rio Pakava ini banyak sawit mandiri yang dimiliki masyarakat.

“Kalau saya jadi gubernur, saya akan hadirkan pabrik kelapa sawit di Rio Pakava ini,” katanya.

Kemudian, Anwar Hafid juga berjanji akan menyelesaikan persoalan tabal batas antara Sulteng dan Sulbar.

Berikut ini 9 Program Anwar Hafid dan Reny Lamadjido jika terpilih menjadi Gubernur Sulawesi Tengah:

BERANI Cerdas. Sebuah program yang bertujuan untuk memberdayakan Sulawesi Tengah, bersama Anwar dan Reny, melalui pendidikan. Program ini diberi nama NAMBASO (Anak Miskin Bisa Sekolah) yang berfokus pada pemberian kesempatan kepada anak-anak kurang atau tidak mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Menurut Anwar, setelah anak-anak ini menyelesaikan sekolah menengah atas, mereka hanya mempunyai dua pilihan, yaitu, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dengan biaya sekolah ditanggung oleh pemerintah, atau diberi pekerjaan untuk memastikan mereka tidak menganggur.

“Jadi, anak-anak kita kalau sudah tamat SMA, nanti hanya ada dua pilihan. Kalau dia tidak mau lagi kuliah, kita akan menyediakan tempat kerja. Sehingga mereka tidak menganggur. Tapi, kalau dia mau kuliah kita biayayi kuliahnya,” jelasnya.

Selain pendidikan, ada program BERANI Sehat. Program ini mengutamakan peningkatan layanan kesehatan, termasuk cakupan BPJS gratis untuk pasien kelas III, apapun latar belakang sosial ekonominya. Inisiatif ini memastikan bahwa setiap orang, kaya ataupun miskin, memiliki akses terhadap layanan kesehatan berkualitas dengan hanya menggunakan KTP.

Untuk lebih meningkatkan layanan kesehatan, Anwar-Reny akan menghadirkan rumah sakit berstandar internasional, dengan staf dokter ahli yang direkrut dari luar daerah, dengan insentif menarik. Langkah ini bertujuan agar tidak ada lagi masyarakat yang sakit harus dirujuk keluar daerah.

Anwar menekankan, komitmennya untuk menyelesaikan masalah kesehatan di Sulawesi Tengah, memastikan tidak ada orang yang meninggal di rumah karena tidak bisa berobat akibat tidak punya jaminan kesehatan.

Anwar Hafid optimis masalah penuntasan kesehatan di sulteng ini bisa terwujud karena sudah pernah dilakukannya ketika menjabat sebagai Bupati Morowali. Apalagi, dengan menggandeng Reny Lamadjido, yang merupakan seorang dokter sebagai wakilnya, semakin mempertegas bahwa masalah kesehatan di Sulteng dapat mereka tuntaskan.

Selanjutnya, Program BERANI Lancar. Ini akan berfokus pada peningkatan infrastruktur transportasi, khususnya dengan mengaspal jalan desa sepanjang 1000 km dalam 5 tahun, memfasilitasi transportasi produk pertanian dan meningkatkan kualitas hidup petani lokal secara keseluruhan.

Selain itu, program BERANI Menyala. Programini berupaya untuk pemerataan distribusi listrik, mengatasi kesenjangan pasokan listrik di Sulawesi Tengah.

Kemudian, ada program BERANI Berdering yang bertujuan untuk mendorong pemerataan di bidang jaringan operator, sehingga tidak ada lagi daerah-daerah di sulteng yang kesulitan signal operator. Sebab, diera digitalisasi sekarang ini, semua berhubungan dengan yang namanya internet.

Selanjutnya, ada program BERANI Murah. Sebuah inisiatif baru bertujuan untuk menjadikan bahan makanan pokok lebih terjangkau atau lebih murah bagi masyarakat.

Menurut Anwar Hafid, jika terpilih menjadi gubernur, mereka akan berupaya untuk mewujudkan sembako murah itu. Ia menilai pemerintah mempunyai kewenangan untuk mengaturnya, namun perlu kemauan untuk mengambil tindakan.

Kemudian program BERANI Berkah. Secara tersendiri pasangan Anwar-Reny akan membuat program yang namanya Sulteng mengaji dan Sulteng Berjamaah yang diharapkan bisa membawa keberkahan bagi daerah. Sebagaimana ditegaskan Anwar Hafid, “Sekuat apa pun pemimpinnya, kalau daerahnya tidak diberkahi, kita tidak akan melihat kemajuan”.

Lalu, ada lagi program BERANI Panen Raya. Ini berfokus pada kepastian pasokan pupuk yang stabil bagi petani, yang pada gilirannya akan menghasilkan panen yang lebih melimpah.

Dan terakhir, BERANI Tangkap Banyak. Program ini menyasar para nelayan yang kesulitan melaut, karena langkahnya bahan bakar BBM dan tidak adanya modal bagi mereka. Dengan menyediakan BBM dan modal, pasangan Anwar-Reny berharap dapat mendukung para nelayan.

Anwar-Reny memastikan tidak ada lagi kelangkaan bahan bakar BBM bagi para nelayan.