Dalam perannya menghapus kemiskinan ekstrem tahun 2023 melalui Pj Bupati Rachmansyah Ismail, pemda morowali diganjar Rp, 11,6 miliyar oleh kementerian koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan RI Muhadjir Effendy pada Jumat (10/11-2023) di Istana Wakil Presiden.
Adalah Pj Bupati Morowali Rachmansyah Ismail yang langsung menerima dana apresiasi penghapusan kemiskinan Ekstrem itu di Istana wakil presiden KH. Ma’ruf Amin.
Selain itu, masalah gaji guru kontrak telah diselesaikan saat awal menjabat yang nilainnya mencapai Rp, 12, 205, 760,000. Pembayaran gaji guru kontrak ini sebelumnya menunggak selama 5 bulan dan setelah Rachmansyah Ismail bertugas sebagai Pj Bupati langsung dieksekusinya.
Kemudian beberapa program pembangunan telah terlaksana dengan baik, mulai dari pembangunan infrastruktur, sarana dan prasrana umum sampai pada insentif petugas rumah ibadah, kenaikan gaji serta penambahan daya listrik dan penambahan lampu jalan di setiap Desa.
Belum lagi sejumlah anggaran program yang sempat tersendat sebelumnya, telah terakomodir sesuai mekanisme kebutuhan masing-masing langsung dieksekusi ditempat.
“Pada dasarnya kami cukup puas dengan kinerja Pj Bupati bapak Rachmansyah Ismail. Beliau tampak sigap dan realistis dalam bekerja, sudah banyak buktinya kok,” kata Hj Umi Umariah yang mengaku warga Bahodopi itu.
Pj Bupati yang didampingi seluruh Instansi di Pemkab Morowali saat berkunjung ke beberapa kecamatan dan Desa se kabupaten Morowali mendapat penilain dari masyarakat dimana tim kerja yang dipimpin Pj Bupati merupakan satu kesatuan mata rantai yang kokoh, tanggap, peduli terhadap kebutuhan mendesak baik lingkup pemerintahan maupun dikalangan masyarakat.
Intan Sangiang, asal Menui mengaku salah seorang pengurus lembaga sengaja tidak sebutkan yang hadir menyaksikan sosialisasi, di kantor balai Desa Bahodopi, menambahkan, keberhasilan dari sekian banyaknya bentuk program pemerintah yang dilaksanakan selama 5 bulan berjalan, sangat positif dan mendapat jempol pengakuan dari masyarakat. Bahkan menurutnya sampai ada yang sujud syukur, terharu hingga meneteskan air mata Bahagia.
Hal tersebut dapat dilihat langsung dari laku kagum oleh dua orang ibu. Pendeta dan pengurus jemaat asal Desa lalampu dampala, Natasya dan Meliyana yang mengungkap rasa bahagianya dihadapan seluruh warga yang hadir disosialisasi pengelolaan petugas rumah ibadah di Gedung bala desa Bahodopi disaksikan langsung oleh rombongan tim kerja Bupati.









