Skrol untuk membaca pos

8 Komponen Penting Mobil Listrik dan Fungsinya dalam Berkendara, Paling Kerap Dicari

Muh. Rifai
Elemen mobil listrik
Foto Istimewa Via Carmudi
A-AA+A++

4. Controller

Salah satunya elemen mobil listrik yang khusus, yakni controller mempunyai peranan khusus sebagai pengontrol daya listrik yang tersalurkan dari battery ke arah inverter, selanjutnya gerakkan motor traksi. Sinyal yang dikirim oleh controller ini datang dari pedal mobil yang diinjak oleh sopir. Pedal mobil atur seberapa banyak penekanan atau frekuensi pada motor, hingga memengaruhi pergerakan mobil.

5. Auxiliary baterai

Mobil listrik rupanya mempunyai lebih satu battery, yakni tambahan daya listrik berbentuk auxiliary baterai. Elemen mobil listrik ini dipakai sebagai area untuk menyimpan dan penyedia arus listrik untuk hidupkan aksesori mobil yang bukan terhitung elemen khusus. Misalnya seperti air conditioner di mobil, wiper, sirene, lampu mobil, dan lain-lain. Disamping itu, auxiliary baterai bisa juga dipakai sebagai battery cadangan bila setiap saat battery traksi alami permasalahan.

6. Charger

Charger terhitung sebagai elemen mobil listrik yang karakternya memberikan dukungan, dengan kata lain tidak betul-betul harus berada di tiap mobil listrik. Ini karena beberapa type mobil listrik seperti All-New Nissan Kicks e-Power tidak memerlukan pengisi daya untuk isi daya listrik pada mobil.

Langkah kerja pengisi daya ialah isi daya battery dengan arus listrik AC dari PLN, lalu diganti jadi arus listrik DC yang diletakkan dalam battery traksi. Pada umumnya, ada dua tipe charger pada mobil listrik. Pertama, on-board pengisi daya yang dipasang dalam interior mobil. Kedua, off board pengisi daya yang ada di luar eksterior mobil.

7. Sistem termal

Saat Anda menyetir mobil listrik, karena itu suhu pada mesin mobil jadi panas. Disini peranan mekanisme termal, yakni elemen mobil listrik yang berperan sebagai pendingin mesin mobil. Ini termasuk juga jaga suhu motor traksi dan beragam elemen elektrikal yang lain. Dengan demikian, elemen mobil masih tetap ada dalam temperatur normal walau mobil listrik meluncur kuat dalam waktu lama.

8. DC converter

Arus listrik DC yang didapat dari battery traksi memiliki sifat tegangan tinggi hingga dibutuhkan DC converter untuk menggantinya jadi arus listrik bertegangan rendah. Maksudnya supaya listrik itu dapat digunakan oleh elemen mobil listrik yang lain yang memerlukan listrik bertegangan rendah. Terakhir, DC converter berperan untuk alat isi daya listrik pada battery.

Berita Lainnya

BYD ATTO 1 Meluncur, Harga, Desain Sporty dan Teknologinya Curi Perhatian
Cara Menggunakan Charger Mobil Listrik Mudah dan Anti Ribet
Review Mobil Wuling Air EV dan Harganya yang Perlu Anda Tahu
Merek Mobil Listrik 500 Jutaan ke Atas yang Jadi Pilihan
13 Tips Membeli Mobil Listrik Murah yang Mudah Dilakukan
Mengenal Teknologi Ultra Fast Charging untuk Mobil Listrik