Seiring kenaikan pertumbuhan tahun depan, inflasi juga akan merangkak naik mendekati tingkat pra-pandemi sebesar 3,0 persen, yang masih dalam rentang target Bank Indonesia 2%–3%. Defisit transaksi berjalan diproyeksikan akan sebesar 0,5 persen dari PDB pada 2021 dan 0,9 persen pada 2022.
Masih ada sejumlah risiko negatif, termasuk potensi wabah COVID-19 baru serta gangguan terhadap aktivitas perekonomian baik di Indonesia maupun luar negeri.
BACA JUGA:



