Namun sayangnya, keinginan Yapan tersebut tidak terkabulkan karena, keluarga besar Vino lebih memilih untuk membawanya ke rumah neneknya yang berada di Sragen, Jawa Tengah. Walau demikian si pak Bupati menghormati keputusan keluarganya.
Bahkan Yapan bersiap untuk membelikan semua keperluan Vino agar bisa sampai ke rumah neneknya.
BACA JUGA:
“Semua keputusan ada di tangan keluarga besar mereka, namun pada intinya saya siap menerima Vino di rumah saya jika ia mau melanjutkan belajar di Kutai Barat. Saya dan istri sudah sepakat siap menerima Vino hidup bersama kami,” ucap Yapan.
Apapun keputusannya, semoga semuanya bisa menjadi yang terbaik bagi Vino.








