Nah apabila demikian, solusi terbaiknya adalah dengan “kongkalikong” dengan sahabat pria atau wanita kita. Minta dia untuk berakting sebagai pacar kita. Kalau perlu dibayar, dibayar deh. Tapi ingat, ini semua “profesional”, kalau bisa jangan sampai jadian beneran juga oke?
4. Memelihara dan Membawa Anjing Penjaga
Atau kalau memang kamu masih kesusahan banget, ya beli dan piara saja anjing penjaga. Kalau bisa anjingnya yang berukuran sedang hingga besar dan berwajah galak.
Namun hati-hati juga, seperti yang kita lihat di film-film, banyak juga stalker yang tidak takut bahkan, sampai membunuh anjingnya (well ini kasus yang sudah EKSTRIM ya).
5. Gunakan Jalur Alternatif Ketika Pergi Beraktivitas
Yang namanya stalker, sudah pasti ia akan mengetahui jalur atau rute kita beraktivitas. Oleh karenanya, mulailah kita mencari jalur alternatif untuk pergir beraktivitas-nya. Atau kalau kata orang Indonesia, “jalan tikus”.
Tapi pastikan juga si stalker ini tidak tahu rute ini. Pokoknya sembari-lihat-lihat keadaan sekitar saja oke?
6. Beritahukan Teman dan Bos
Janganlah kita ragu-ragu untuk meminta tolong / bantuan ke teman atau bos kantor kita. Karena bantuan dari mereka sangatlah berguna dalam situasi ini.
Bisa saja mereka yang “memasang badan” dulu untuk menghadapi stalker yang sangat berbahaya ini.
7. Libatkan Polisi
Nah kalau semua cara-cara di atas sudah dilakukan tapi masih berkeliaran juga si “mas / mba” stalker ini masih menggila, maka inilah cara paling akhir dan tentunya paling ampuh untuk dilakukan.
Tidak usah ragu atau takut. Langsung saja adukan. Toh kita tinggal di negara hukum bukan? Semoga tips ini bermanfaat ya guys!



