“Kami dorong agar BUMN ikut melakukan promosi, mulai dari kegiatan eksternal dan korporate. Dengan demikian, kemeriahan Asian Games akan lebih terasa. Apalagi untuk pelaksanaan sepakbola, semuanya digelar di Jawa Barat,” katanya.
Selain promosi, menurut dia, pemerintah juga mendorong BUMN untuk terlibat dari sisi pengalokasian biaya. BUMN didorong memberi dukungan dengan menjadi sponsorship event tersebut.
“Dana Asian Games Rp5,6 triliun berasal dari APBN. Sementara Rp1,1 triliun dari sponsorship BUMN, salah satunya Telkom. Dan saat ini, untuk pendanaan sudah mencukupi,” ujar Gatot. Sumber : Pikiranrakyat









