Skrol untuk membaca pos

New Tatura Mall Palu Butuh 800 Karyawan

Muh. Rifai
Desain bangunan New Tatura Mall yang akan dibangun mulai 20 Februari 2020 [Dok.CNE]
A-AA+A++

PALU – Direktur Utama PT. Citra Nuansa Elok (CNE) pengelola New Tatura Mall (NTM) Palu Mohammad Sandiri mengatakan, pusat perbelanjaan yang akan dibangun kembaali nantinya membutuhkan sekira 800 tenaga kerja produktif.

Karyawan lama akan menjadi prioritas dalam penerimaan tenaga kerja di pusat perbelanjaan yang sebelumnya bernama Mall Tatura Palu (MTP) itu.

“Kita akan menerima karyawan dari setiap kelurahan yang ada di Kota Palu. Kita juga akan mengutamakan karyawan yang sebelumnya telah bekerja di MTP,” kata Mohammad Sandiri, saat memaparkan rencana strategis pembangunan NTM di hadapan komisi gabungan DPRD Kota Palu, di ruang sidang utama Kantor DPRD Palu, Rabu (19/2/2020).

Pemaparan di DPRD Kota Palu tersebut dilakukan menjelang peletakan batu pertama (Groundbreaking) pembangunan NTM yang akan dilaksanakan pada Kamis (20/2/2020) besok.

Dalam pemaparannya, Dirut CNE yang akrab disapa Memet ini juga menyebutkan, selain untuk mengurangi jumlah pengangguran juga untuk meningkatkan pendapatan daerah dengan adanya pusat perbelanjaan terbesar di Sulteng tersebut.

Hancurnya bangunan berlantai empat akibat bencana 28 September 2018 itu juga mengakibatkan, hilangnya pendapatan daerah dari usaha yang sahamnya dimiliki Pemkot Palu tersebut.

Menurut Memet, semua tenaga kerja yang direkrut akan mengituti pelatihan sebelum benar-benar dipekerjakan sebagai karyawan.

“Kami juga akan memberikan pelatihan terbih dahulu kepada tenaga kerja yang akan dipekerjakan, utamnya soal etika kepada pengunjung. Kami tidak ingin karena ada etika yang kurang baik, membuat pengunjung enggan datang kembali NTM Palu,” katanya, seperti dilansir JurnalNews.id.

Mendapat pemaparan tersebut, Ketua Komisi B DPRD Palu, Ridwan H Basatu yang memimpin jalannya rapat mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Direksi PT CNE, sehingga NTM dapat segera dibangun lagi.

“Kami berharap, pengelola New Tatura Mall Palu memprioritaskan tenaga kerja dari Kota Palu, terutama yang pernah bekerja dan terpaksa harus berhenti karena gedung MTP rusak akibat bencana,” katanya. [***]