Skrol untuk membaca pos

Derry Djanggola Berpeluang Dampingi Anwar Hafid di Pilgub Sulteng

Muh. Rifai
Anwar Hafid dan Dery Djanggola. Ist
A-AA+A++

PALU – Bakal calon Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs H Anwar Hafid, M.Si, sudah menerima rekomendasi dari Partai Demorat sebagai calon gubernur Sulawesi Tengah pada Pilkada 13 September 2020.

Lantas siapa calon pendampingnya? Saat ini, calon wakil gubernur pendamping Anwar Hafid sedang disurvei. Salah satu tokoh yang potensial adalah Derry Djanggola, adik kandung Longki Djanggola, gubernur Sulteng.

Selama menjadi ASN, Derry Djanggola pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di birokrasi. Sosok srikandi Sulawesi Tengah ini sudah lama menjadi perbincangan masyarakat sebagai tokoh yang berpeluang bertarung di Pilkada 2020.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulteng Abdul Radjak BM Razak, SH mengatakan, ada tiga nama yang digadang-gadang mendampingi Anwar Hafid pada Pilkada 2020. Selain Derry Djanggola, satu lagi tokoh perempuan yakni Habsah Yanti Ponulele.

“Yang jelas, ada tiga nama telah masuk dalam radar Pak Anwar Hafid, yakni Sigit Purnomo Said, Derry Djanggola dan Habsah Yanti Ponulele,” ujar Abdul Radjak, seperti dikutip JunalNews.id, Jumat (31/1/2020).

Anwar Hafid, ketua DPD Demokrat Sulteng memang diberikan legitimasi oleh partainya untuk menentukan pasangannya. Namun, keputusan akhir tetap merujuk pada hasil survei.

“Dengan limit waktu yang masih tersisa ini, selain melakukan penguatan dan konsolidasi, kami juga masih menunggu hasil survei yang nantinya akan menjadi rujukan untuk menentukan pendamping. Jadi bersabar dulu. Insya Allah, di bulan Maret nanti sudah ada kepastiannya,” tandas Atta Radjak.

Menurut Abdul Radjak, salah satu point rekomendasi, Anwar Hafid diperintahkan untuk membangun komunikasi politik dengan partai-partai lain, agar bisa memenuhi syarat pencalonan yang ditetapkan Undang-undang Pilkada.

Diketahui, Partai Demokrat memiliki 4 kursi di DPRD Sulteng. Artinya, butuh lima kursi lagi untuk bisa mengusung pasangan calon. Sebab, minimal 20 persen atau sembilan dari 45 kursi DPRD Sulteng untuk bisa mengusung pasangan calon. Karena itu, Demokrat harus berkoalisi.

Sebelumnya, Anwar Hafid telah mendaftar di beberapa partai diantaranya, PDI-Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, Hanura, PKS, Perindo, PAN dan PPP. Diketahui, Golkar adalah pemilik tujuh kursi, PDI Perjuangan (6 kursi), PKS (4 kursi), Perindo (2 kursi), PAN (2 kursi), dan PPP (1 kursi). Adapun DPD Partai Gerindra yang menguasai enam kursi di DPRD Sulteng beberapa waktu lalu telah merekomendasikan Hidayat Lamakarate sebagai calon gubernur. (*)