Skrol untuk membaca pos

Setya Novanto Dijaga Super Ketat, Langsung Ngeluh Sakit

Muh. Rifai
Setya Novanto. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
A-AA+A++

BOGOR – Terpidana korupsi E-KTP, Setya Novanto ditempatkan dalam sel yang biasa digunakan untuk mengurung teroris di Rutan Gunungsindur, Kabupaten Bogor.

Mantan Ketua DPR RI itu pun belum diperbolehkan untuk dijenguk pasca dipindahkan ke Gunungsindur, akhir pekan lalu.

Kepala Rutan Gunungsindur, Agus Salim menuturkan, selama di rutan, Novanto mengeluhkan sakit yang dideritanya, seperti tangan yang bengkak di sebelah kiri.

“Mengeluh jantung, gula darah dan tangannya masih bengkak sebelah kiri. Karena dari Bandung kan juga baru pulang berobat,” kata Sopiana, dilansir dari Pojoksatu.id, Selasa (18/6/2019).

Agus mengaku, pihaknya hanya melaksanakan perintah dari Kakanwil Jawa Barat dan untuk menempatkan Setnov ditempatkan di Blok A kamar 14.

Setnov pun dipastikan mendapatkan penjagaan ketat lantaran sel tersebut diperuntukan bagi warga binaan teroris dengan sistem high risk.

“Penjagaan super ketat dengan dijaga 21 Brimob. Masuk rutan saja sulit. Tapi tidak ada penempatan khusus bagi Setnov semuanya sama seperti napi lain,” kata Agus.

Lebih lanjut ia menambahkan, pihaknya belum mengetahui apakah Setnov menetap di Gunungsindur untuk menjalani masa tahanannya atau dipindahkan lagi.

“Belum ada yang menjenguk. Karena di rutan prosedurnya ketat. Hanya keluarga inti istri, anak, ibu dan bapak, lainnya tidak bisa,” katanya.

Dia menuturkan, ada 350 CCTV sehingga untuk memantau tahanan. Ditambah dengan pengawasan yang ketat dan tidak semua bisa masuk sembarang.

“Anggota rutan gunsin ada 97 plus 1 peleton yang berjumlah 21 anggota Brimob. Bahkan, pemberian makan diantar oleh outsourcing yang masuk ke masing-masing sel sehingga penghuni lapas tak makan diluar,” jelasnya.

Selain itu, petugas yang berjaga juga tak disertai papan nama dan mengenakan cadar untuk menutupi wajah. Agus menambahkan, seluruh aktivitas dilakukan didalam sel seperti olahraga.

“Iya, di Rutan Gunung Sindur ada seragam khusus dan tak boleh bicara dengan napi, tapi ada perawat dua, dokter satu. Mereka semuanya menunggu untuk memeriksa kesehetan napi jika ada yang sakit,” pungkasnya. [***]

Berita Terkait

Setya Novanto tak Dapat Remisi
Setya Novanto Sengaja Korbankan Petugas Lapas
Setya Novanto Kepergok Lagi Keluyuran di Toko Bangunan
Setya Novanto Divonis 15 Tahun Penjara