PASANGKAYU – Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar) Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, kunjungi pesantren Al Hikmah di Desa Karave, Kecamatan Bulutaba, Pasangkayu, Minggu ( 27/01/2019).
Dalam kunjungan Kapolda ini dilakukan zikir bersama serta tatap muka dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat se Kecamatan Bulutaba.
Turut pula Bupati Pasangkayu Ir H. Agus Ambo Djiwa MP, Wakil Bupati Pasangkayu H. Muhammad Saal, Kapolres Matra AKBP Made Ary Pradana SIK SH, serta unsur pimpinan Forkopimda Pasangkayu.
Temu bicara dengan para tokoh masyarakat dan tokoh agama itu dalam rangka penyatuan persepsi untuk wujudkan kedamain, keamanan dan ketertiban jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu).
Bupati Pasangkayu Ir H Agus Ambo Djiwa nyatakan apresiasi atas kunjungan Kapolda Sulbar di Kabupaten yang ia pimpin. Terlebih untuk memastikan keamanan dan ketertiban jelang Pemilu 2019.
Bupati dua periode ini mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi, bersatu dan kompak dalam mewujudkan pemilu yang aman dan damai.
Dengan aktif mensosialisasikan pelaksanaan Pemilu kata Bupati, masyarakat mengerti dan berpartisipasi secara langsung dalam Pemilu akan datang.
“Tumbuhkan gairah Pemilu untuk mewujudkan pemimpin yang bersih, jujur, adil dan mampu memimpin negeri ini menjadi lebih makmur dan sejahtera” serunya.
Sementara, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, menambahkan, untuk mewujudkan Pemilu damai juga perlu kesadaran hati semua elemen yang terlibat.
Kata dia, Pemilu yang di selenggarakan kali ini sangatlah istimewa, sebab untuk pertama kali serentak memilih calon Legislatif, Presiden dan Wakil Presiden.
“Olehnya, agar penyelenggaraan Pemilu ini bisa berlangsung aman dan damai, perlu sinergitas seluruh pihak dan yang terpenting luruskan hati,” terangnya.
Tak kalah penting sambung dia, netralitas para penyelenggara Pemilu. Disamping itu, Penyelenggara pemilu betul-betul harus mengembang amanah dengan benar dan dalam mengawal pemilu hingga sukses.
Permasalahan yang ada di bawah harus betul-betul dituntaskan, sehingga tidak menjadi masalah di tingkat atas.
“ Contohnya di TPS jika ada persoalan jangan sampai berkembang ke tingkat atas sehingga pelaksaan Pemilu berlangsung dengan aman dan damai. Kami juga dari pihak pengamanan TNI/POLRI akan menjaga netralitas demi Pemilu yang aman, damai dan sejuk, ” tegasnya. (Jamal)



