Skrol untuk membaca pos

Struk Belanja Bisa Masuk Google Wallet, Kapan Tersedia di Indonesia?

Muh. Rifai
Foto: Creative Ai
A-AA+A++

Proses pembayaran Google Pay di Chrome Android diperbarui

Google juga mengubah alur pembayaran Google Pay melalui Chrome untuk Android. Berdasarkan catatan rilis resminya, pengguna kini dapat melewati antarmuka Payment Request dalam skenario tertentu ketika memberikan nama, alamat email, dan nomor telepon kepada penjual.

Perubahan ini ditujukan untuk menyederhanakan proses pembayaran di situs yang mendukung mekanisme tersebut. Namun, pengalaman pengguna tetap dapat berbeda bergantung pada situs, layanan pembayaran, dan konfigurasi perangkat.

Pengguna tetap perlu memeriksa alamat situs sebelum memasukkan data pribadi atau menyelesaikan pembayaran, terutama ketika bertransaksi melalui tautan yang diterima dari pesan atau sumber yang tidak dikenal.

Cara memeriksa pembaruan Google Wallet

Google mencantumkan fitur-fitur tersebut dalam catatan rilis Google Play services versi 26.40, tertanggal 12 Oktober 2026. Untuk memeriksa pembaruan, pengguna dapat melakukan langkah berikut:

  • Buka Google Play Store dan periksa apakah pembaruan Google Wallet tersedia.
  • Buka pengaturan ponsel, lalu cari bagian aplikasi atau layanan Google Play.
  • Periksa pembaruan layanan Google Play melalui menu yang tersedia pada perangkat.
  • Buka kembali Google Wallet dan periksa apakah fitur pemindaian struk sudah muncul.

Nama menu dapat berbeda menurut merek dan versi Android. Selain itu, pembaruan layanan tidak selalu membuat seluruh fitur langsung tersedia karena Google menyebut sebagian fitur dapat bersifat eksperimental atau hanya diberikan kepada pengguna tertentu.

Ketersediaan fitur di Indonesia belum dipastikan

Catatan rilis resmi Google mengonfirmasi penambahan kemampuan memindai struk, pusat pesan, dan peningkatan notifikasi transaksi. Namun, dokumen tersebut tidak merinci jadwal peluncuran pemindaian struk untuk setiap negara, termasuk Indonesia.

Karena itu, pengguna Google Wallet di Indonesia perlu memeriksa langsung aplikasi pada perangkat masing-masing untuk mengetahui apakah fitur tersebut sudah tersedia. (Red)

Berita Lainnya