Armada RJA X AKM kembali menunjukkan konsistensinya di BERANI Cup 2026. Tim asal Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, itu menjuarai BERANI Cup Seri Kabupaten Sigi setelah mengalahkan Persan Anca 2-1 di Lapangan Madani Biromaru, Sabtu (3/10/2026).
Dua gol Armada dicetak Fiki dan Farel, sedangkan Persan Anca hanya mampu membalas satu gol. Hasil tersebut mengantarkan Armada mengangkat trofi di hadapan pendukung yang memadati Lapangan Madani.
Gelar di Sigi menjadi trofi kedua Armada RJA X AKM pada rangkaian BERANI Cup 2026. Sebelumnya, tim yang dikelola Moh Ridwan itu juga menjadi juara BERANI Cup Seri Donggala.
Persan Anca yang mewakili Kecamatan Lindu bukan lawan mudah. Mereka melewati Fajar Nusantara, Labuan Lelea, Palu On Fire, Kaleke Putra, Cakrawala FC, hingga PSM Mandiri Poboya sebelum mencapai final.
Armada juga melewati perjalanan panjang. Mereka menang 4-0 atas Kaledo City dan bermain 2-2 melawan Palu On Fire. Pada babak 12 besar, Armada bermain 0-0 kontra Labuan Lelea sebelum menang melalui adu penalti.
Drama serupa terjadi di semifinal saat menghadapi Kaleke Putra. Setelah bermain 2-2, Armada menang adu penalti 4-2. Sebelumnya, Armada sempat tertinggal lewat gol cepat Kaleke sebelum Ikram Muhammad menyamakan kedudukan. Farel Dembele yang masuk sebagai pemain pengganti kemudian mencetak gol untuk membawa Armada berbalik unggul.
Kaleke kembali menyamakan skor menjelang akhir laga, tetapi Armada akhirnya memastikan tiket final lewat adu penalti.
Di partai puncak, mental tersebut kembali diuji. Armada mampu mencetak dua gol melalui Fiki dan Farel, sementara Persan Anca hanya menghasilkan satu gol balasan. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang.
Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., yang hadir dalam penutupan turnamen mengapresiasi penampilan kedua finalis.
“Saya sangat menikmati pertandingan ini karena keduanya memperlihatkan teknik permainan yang tinggi dan pertandingan yang sangat menarik,” ujar Anwar Hafid.
BERANI Cup Sigi sebelumnya diikuti 18 tim dari Sigi, Donggala, Kota Palu, dan Napu. Turnamen tersebut diarahkan bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi ruang pembinaan dan pencarian talenta sepak bola daerah.



