Skrol untuk membaca pos

Super League 2025/26: David da Silva Top Skor, Mariano Peralta Pemain Terbaik

Muh. Rifai
David da Silva. Foto: Tangkapan Layar
A-AA+A++

BRI Super League 2025/26 resmi berakhir dengan beragam cerita menarik yang menghiasi persaingan sepanjang musim. Di tengah sukses Persib Bandung mencetak hattrick gelar juara, perhatian publik juga tertuju pada deretan penghargaan individu yang memperlihatkan siapa saja pemain paling berpengaruh di kompetisi musim ini.

Nama David da Silva menjadi salah satu yang paling bersinar. Striker andalan Malut United FC itu sukses keluar sebagai top skor musim ini setelah mengoleksi 23 gol dan lima assist. Ketajaman penyerang asal Brasil tersebut menjadi bukti bahwa usia belum mengurangi insting predatornya di depan gawang.

David tampil konsisten sejak awal musim dan menjadi tumpuan utama lini serang Malut United. Dalam banyak pertandingan, ia mampu menjadi pembeda lewat penyelesaian akhir yang klinis serta kemampuan membaca ruang di kotak penalti lawan.

Meski gagal membawa Malut United menjadi juara, performa David da Silva tetap layak mendapat sorotan. Ia berhasil mengungguli sejumlah penyerang papan atas lainnya dalam perebutan gelar pencetak gol terbanyak.

Tidak hanya soal top skor, musim ini juga menjadi panggung bagi Mariano Peralta yang dinobatkan sebagai Best Player atau pemain terbaik BRI Super League 2025/26. Gelandang serang milik Borneo FC Samarinda itu tampil luar biasa sepanjang musim dengan torehan 20 gol dan 14 assist dari 34 pertandingan.

Kontribusi Peralta terasa sangat besar dalam perjalanan Pesut Etam bersaing ketat dengan Persib Bandung hingga pekan terakhir. Kreativitas, visi bermain, hingga ketajamannya membuat pemain asal Argentina itu menjadi salah satu pemain paling komplet di liga musim ini.

Borneo FC memang gagal menjadi juara karena kalah head to head dari Persib meski sama-sama mengoleksi 79 poin. Namun secara individu, klub asal Samarinda itu justru mendominasi penghargaan.

Selain Mariano Peralta, penghargaan Best Goalkeeper juga jatuh kepada kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata. Penjaga gawang Timnas Indonesia tersebut tampil nyaris tanpa cela musim ini.

Nadeo bermain penuh dalam 34 pertandingan dan mencatatkan 130 penyelamatan penting serta 12 clean sheets. Statistik itu memperlihatkan bagaimana perannya sangat vital menjaga stabilitas pertahanan Pesut Etam sepanjang musim.