Gufran Ahmad Jadi yang Pertama Serahkan Berkas, Sinyal Kuat Pimpin Kadin Sulteng?
Bakal Calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad, menjadi kandidat pertama yang mengembalikan dokumen pendaftaran kepada Steering Committee (SC) Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII Kadin Sulteng, Jumat 16 Mei 2026.
Pengembalian berkas dilakukan di hadapan jajaran Organizing Committee (OC), Steering Committee (SC), tim pemenangan, serta sejumlah pengurus Kadin kabupaten. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Pengarah acara, Hidayat Pakamundi SE, sempat melontarkan candaan saat proses penyerahan dokumen berlangsung.
“Saya pikir sudah mau pelantikan. Ternyata baru kembalikan dokumen,” ujarnya disambut tawa dan tepuk tangan peserta yang hadir.
Ketua OC Muprov VIII Kadin Sulteng, Dr Kristian Seleng, juga melihat besarnya antusiasme pendukung Gufran Ahmad yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kalau saya jadi kandidat bisa keder juga kalau ikut,” kata Kristian Seleng sambil berseloroh.
Meski suasana penuh keakraban, panitia memastikan seluruh tahapan Muprov tetap berjalan profesional dan independen. Ketua OC menyebut proses pemilihan harus dijalankan dengan strategi, etika, dan keterbukaan agar marwah organisasi tetap terjaga.
“Dalam ilmu strategi, kemenangan lahir dari pikiran dan perencanaan. Kami hadir memastikan proses Muprov berjalan jujur, terbuka, serta menjaga independensi panitia,” ujarnya.
Ketua SC Muprov VIII Kadin Sulteng, Zulfakar Nasir SE, mengaku memiliki hubungan emosional dengan sejumlah kandidat karena berasal dari almamater yang sama. Namun ia memastikan SC tetap bekerja sesuai aturan.
“SC tetap profesional. Saat ini kami sudah masuk tahapan pemeriksaan dokumen dan fokus pada proses menuju pemilihan nanti,” kata Zulfakar.
Sekretaris SC, Farid Nasir SH, menjelaskan dari lima anggota SC, empat orang hadir dalam pemeriksaan dokumen, di antaranya Hidayat Pakamundi SE, Dr H Zakir Muhammad SE MM, dan Zulfakar Nasir SE.
Menurut Farid, penetapan bakal calon menjadi calon Ketua Kadin Sulteng baru dilakukan setelah seluruh tahapan administrasi selesai. Saat ini dokumen Gufran Ahmad masih dalam proses verifikasi dan validasi hingga Senin mendatang pukul 16.00 Wita.
“Berkas diterima dengan baik. Jika ada yang belum lengkap, masih diberikan waktu untuk melengkapi,” ujarnya.
SC juga terus berkoordinasi dengan liaison officer (LO) dari tim kandidat terkait kelengkapan administrasi yang masih diperlukan.
Sementara itu, Ketua Tim Gufran Ahmad, Dr Hidayat Lamakarate, berharap pelaksanaan Muprov VIII Kadin Sulteng berjalan tertib, aman, dan sesuai jadwal. Ia meminta panitia segera menyampaikan agenda lengkap serta tahapan pelaksanaan sebelum 20 Mei 2026 agar seluruh kandidat memiliki kepastian terkait mekanisme forum.
“Kami berharap pelaksanaan Muprov berlangsung baik, tertib, dan tidak ada alasan untuk penundaan. Tiga kandidat ini bersaudara dan bersahabat,” katanya.
Ia juga memastikan tim Gufran Ahmad siap mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan panitia dan ikut mengawal jalannya Muprov hingga selesai.
“Tim Gufran Ahmad akan taat mengikuti ketentuan panitia. Kami siap mengawal pelaksanaan Muprov agar berjalan sukses sampai selesai,” tegasnya.
Menurut Hidayat, keputusan OC maupun SC diharapkan tetap bijak demi menjaga suasana forum tetap kondusif dan menghindari potensi konflik selama proses pemilihan berlangsung.
“Tidak boleh ada yang menghambat proses ini. Kami optimistis menjadi pemenang,” pungkasnya. ***
