Skrol untuk membaca pos

Profil Ikang Fawzi, Musisi Rock Legendaris Indonesia Era 80-an

Muh. Rifai
Ikang Fawzi. FOTO: Instagram @ikangfawzi
A-AA+A++

Ikang Zulfikar Fawzi adalah legenda hidup Indonesia. Ikang merupakan seniman Indonesia yang dikenal sebagai aktor dan penyanyi. Lagu-lagu Ikang sangatlah populer di kalangan masyarakat Indonesia pada zamannya. Ikang yang saat ini sudah berusia 64 tahun, merupakan sosok yang menjadi inspirasi banyak seniman masa kini.

Hidupnya banyak dihabiskan untuk seni Indonesia, terutama musik. Meski begitu, Ikang juga memiliki kehidupan lain yang juga menarik untuk ditelisik lebih jauh. Mulai dari kehidupan pribadi dan keluarga, hingga pendidikan Ikang Fawzi.

Lantas, bagaimana biografi Ikang Fawzi, kehidupan keluarganya, pendidikan, hingga kariernya di bidang musiknya? Simak ulasannya sebagai berikut.

Biografi Ikang Fawzi

Drs. H. Ikang Zulfikar Fawzi, M.B.A adalah seorang musisi, aktor, dan pengusaha yang namanya tentu sudah tidak asing lagi di dunia hiburan Indonesia. Ikang Fawzi lahir dengan nama lengkap Ahmad Zulfikar Fawzi. Ia lahir pada 23 Oktober 1959 di Jakarta. Ikang dikenal sebagai salah satu rocker legendaris di era 1980-an.

Selain itu Ikang juga sukses di dunia dunia peran Indonesia. Ikang pernah membintangi sejumlah film layar lebar. Ikang merupakan suami dari aktris dan politisi, almh Marissa Haque. Di luar dunia hiburan, Ikang juga aktif dalam kegiatan bisnis dan politik. Hal ini menunjukkan bahwa dirinya adalah sosok multitalenta yang sukses di berbagai bidang.

Masa Kecil dan Kehidupan Pribadi Ikang Fawzi

Ikang Fawzi lahir dan dibesarkan di keluarga yang mendukung kehidupan Ikang di bidang pendidikan dan seni. Ayahnya bernama Fawzi Abdulrani. Ia merupakan seorang diplomat yang pernah tinggal di Belgia dan Jepang. Ayah Ikang memiliki jiwa seni yang tinggi di bidang musik. Jiwa musik dari ayahnya itulah yang kemudian diwariskan kepada Ikang.

Sedangkan ibunya bernama Setia Nurul Muliawati Fawzi. Ia adalah seorang wanita berdarah Betawi yang merupakan seorang ibu rumah tangga. Ikang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat mendukungnya untuk mengembangkan minat dan bakatnya.

Masa kecil Ikang dihabiskan di Belgia dan Jepang, mengikuti tempat di mana ayahnya ditugaskan sebagai seorang diplomat. Meski sang ayah kerap berpindah tempat tugas karena profesinya, Ikang berhasil menemukan panggilan hatinya di dunia seni, terutama musik.