Hasil perhitungan tersebut dipaparkannya senjata rakitan empat buah, dum-dum 21 buah, panah ambon 37 buah, katapel empat buah, dum-dum kaleng 11 buah, amunisi dum-dum 45 buah yang terbuat dari paku, tas samping empat buah, tas rangsel satu buah, selongsong SS1 kalober 5,5 satu buah, amunisi dua buah.
“Adapun yang kami temukan di Desa Boya Baliase dan Baliase masing-masing enam buah anak busur, satu senjata rakitan, satu buah panah ambon dan dua amunisi aktif. Kami bersama Sat Brimob dan TNI terus menjaga situasi dan mengamankan status quo di perbatasan tiga desa. Sampai sekarang masih kondusif,” tutupnya. Ardi/fer
[related-content]







