Skrol untuk membaca pos

Disebut Paket Komplit, Ini Profil Anwar Hafid dan Reny Lamadjido

Muh. Rifai
A-AA+A++

27 November 2024 mendatang, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan dilaksanakan secera serentak di seluruh Indonesia. Di Sulawesi Tengah sendiri, kandidat yang sudah dipastikan untuk ikut berkontestasi adalah Anwar Hafid dan Reny Lamadjido atau pasangan BERANI (Bersama Anwar Reni/y).

Anwar – Reny di sebut-sebut pasangan paling ideal saat ini, mereka dinilai sosok yang memiliki kompetensi dan rekam jejak yang tepat untuk membawa Sulawesi Tengah menuju kemajuan yang lebih baik.

Bahkan, banyak kalangan menyebut, pasangan ini adalah Paket Komplit. Anwar – Reny dianggap paham urusan pemerintahan karena keilmuan dan pengalaman mereka masing-masing.

Sama-sama meniti karir dari bawah, membuat pasangan ini cocok jadi pilihan masyarakat Sulawesi Tengah untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2024-2029.

“Anwar – Reny adalah sosok pemimpin berilmu dan memahami masalah rakyat, karena mereka berkarir dari bawah,” ujar Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyudin pada beberapa kesempatan deklarasi.

Anwar Hafid lahir pada tahun 1969 di Wosu, Bungku Barat, Kabupaten Morowali. Tanggal 14 Agustus 2024 kemarin usia suami dari Sry Nirwanti Bahasyuan ini genap 55 tahun.

Dia mengawali karirnya sebagai Kepala Desa di Sulawesi Selatan, tepatnya di Desa Rante Balla, Kecamatan Bastem, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Selanjutnya, bekerja sebagai Sekretaris Camat (Sekcam) selama satu tahun. Setelah itu, menjabat Camat selama lima tahun, kemudian sebagai kepala bagian selama satu tahun, dan satu tahun lagi sebagai asisten.

Pada tahun 2007, Anwar Hafid terpilih menjadi Bupati Morowali untuk periode (2007-2012). Berhasil memimpin satu periode, mengantarkannya kembali terpilih untuk periode kedua (2013-2017). Kemudian, tahun 2019, Anwar Hafid menjadi anggota DPRI dan terpilih kembali di 2024.

Dimasa kepemimpinannya sebagai Bupati Mrorowali, Anwar Hafid mengambil beberapa kebijakan yang pro rakyat, yakni, pendidikan dan kesehatan gratis. Pendidikan gratis ini berlaku dari SD hingga perguruan tinggi. Sehingga putra-puteri Morowali melanjutkan pendidikannya dengan mudah.

10 tahun ditangan Anwar Hafid, Morowali mengalami kemajuan pesat. Dari daerah yang sangat terkebelakang, menjelma menjadi bintang dunia.