ISOCELL GNJ: Mengintegrasikan Inovasi Teknologi Piksel Mutakhir
Setiap piksel memiliki dua fotodioda, memungkinkan terjadinya autofocus yang cepat dan akurat, mirip dengan cara mata manusia berfokus. Sensor gambar juga secara simultan merekam informasi kaya warna untuk pemfokusan cepat dengan kualitas gambar yang terjaga terus menerus.
GNJ memadukan teknologi dual pixel dengan fungsi zoom in-sensor untuk menghasilkan rekaman yang lebih jernih dalam mode video dan gambar beresolusi lebih tinggi, yang bebas dari artefak atau pola moiré dalam mode foto.
Anti-refractive layer (ARL) transmisi tinggi yang diperbarui, dipadukan dengan lensa mikro high-refractive paten Samsung, tidak hanya meningkatkan transmisi cahaya dan mengurangi pantulan yang tidak diinginkan, tetapi juga memastikan bahwa area gelap tidak dibuat terang berlebihan, menghasilkan foto yang lebih akurat dengan detail gambar yang terjaga dengan baik.
Selain itu, GNJ menyertakan bahan isolasi piksel dalam deep trench isolation (DTI) yang sudah ditingkatkan dari polisilikon ke silikon oksida, sehingga meminimalkan crosstalk antar piksel yang berdekatan. Hal ini memudahkan sensor untuk menangkap gambar yang lebih detail dan presisi.
Semua inovasi ini telah berhasil dicapai dengan konsumsi daya yang lebih rendah, dengan peningkatan 29% dalam mode pratinjau dan 34% dalam mode video pada 4K 60fps.
ISOCELL JN5: Pengalaman Kamera yang Konsisten dari Setiap Sudut dengan Rentang Warna Luas dan Autofocus Luar Biasa
Teknologi Dual vertical transfer gate (Dual VTG) meningkatkan transfer muatan daya dalam piksel, secara substansial mengurangi noise dalam kondisi cahaya redup yang ekstrem, untuk menghasilkan kualitas gambar yang lebih jernih.
Memanfaatkan Super Quad Phase Detection (Super QPD), JN5 menyesuaikan fokus dengan membandingkan perbedaan fase secara vertikal dan horizontal, menangkap detail terkecil dari objek yang bergerak cepat dengan guncangan yang minimal.
Selain itu, JN5 menyatukan teknologi dual slope gain (DSG) untuk menyempurnakan HDRnya. Teknologi ini mengamplifikasi informasi cahaya analog yang masuk ke dalam piksel menjadi dua sinyal, mengubahnya menjadi digital, kemudian menggabungkannya menjadi satu data, sehingga memperluas jangkauan warna yang bisa dihasilkan oleh sensor.









