Skrol untuk membaca pos

Elkan Baggott dan Justin Hubner Dipastikan Bermain Lawan Guinea

Muh. Rifai
Elkan Baggott dan Justin Hubner. Foto: Instagram
A-AA+A++

Timnas Indonesia mendatangkan dua pemain baru dalam pemusatan latihan di Paris, Elkan Baggott dan Justin HubnerJustin Hubner. Berita ini menimbulkan kehebohan di kalangan penggemar dan memicu diskusi tentang potensi dampak penambahan pemain baru ini terhadap tim.

Elkan Baggott, pemain berusia 20 tahun asal Inggris, sebelumnya sempat dipinjamkan ke Bristol Rovers dan masa pinjamannya berakhir pada 1 Mei 2024. Dengan kembalinya ke Bristol Rovers, sepertinya belum ada kepastian apakah ia bisa bergabung dengan Garuda untuk jangka waktu yang lama.

Namun berkat Erick Thohir, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), dan usahanya bernegosiasi dengan Ipswich Town (klub induk Baggott), Baggott bisa mengikuti latihan di Paris.

Selain itu, Erick juga mengirimkan surat kepada Cerezo Osaka (klub Hubner di Jepang) meminta pelepasan Hubner untuk bergabung dengan Garuda untuk pertandingan playoff melawan Guinea pada 9 Mei mendatang. Sayangnya, kembalinya Hubner ke Cerezo Osaka diperlukan setelah mereka promosi ke Liga Premier. Namun Erick tetap berharap Cerezo mengizinkan Hubner bergabung dengan Garuda untuk pertandingan krusial tersebut.

Penambahan dua pemain muda ini menambah kepercayaan diri dan peluang Garuda untuk mengamankan satu tempat di Olimpiade Paris 2024. Penampilan impresif Baggott di Bristol Rovers, dengan 14 penampilan, satu gol, dan satu assist, menarik perhatian Thohir dan Shin Tae-yong (pelatih timnas indonesia ). Mereka percaya bahwa dia akan membawa bakat dan keterampilan tingkat baru ke dalam tim.

Sementara itu, kemampuan dan pengalaman Hubner sebagai bek tentunya akan menjadi modal bagi lini pertahanan Garuda.

Kembalinya ia dari Cerezo Osaka yang selama ini bermain di Liga Jepang, membawa gaya bermain dan strategi berbeda yang bisa memperkuat peluang Garuda di laga playoff.

Laga playoff antara Guinea dan Indonesia akan berlangsung pada 9 Mei di pelatnas di Clairefontaine, Prancis. Ini adalah pertandingan krusial bagi Garuda karena kemenangan akan mengamankan tempat mereka di Olimpiade Paris, bersama 15 tim lainnya.

Banyak yang berspekulasi bahwa Garuda mungkin memiliki keunggulan atas Guinea karena keberhasilan dan kemajuan mereka yang baru ini di Kejuaraan U-23 Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Namun, kekalahan mereka melawan Irak di Kejuaraan AFC U-23 membuat mereka finis di urutan keempat, dan kini mereka harus melalui babak playoff untuk mengamankan tempat di Olimpiade Paris.