Ketua Kormi Sulteng Ir. Syaifullah Djafar menyampaikan kesukurannya atas perolehan medali yang berhasil diperoleh kontingen Sulteng. Menurutnya setelah dilaksanakan Fornas yang keenam kalinya, Fornas yang di Palembang Provinsi Sumatra Selatan yang paling bagus karena untuk pertama kalinya diikuti seluruh provinsi di Indonesia dan hampir semua induk olahraga mengikuti pelaksanaan Formas termasuk beberapa kategori eksebisi.
Provinsi Sulawesi Tengah yang kedua kalinya telah mengikuti Fornas setelah sebelumnya berlangsung di Samarinda. Sulawesi tengah pada Fornas Samarinda hanya memperoleh 5 medali tanpa emas dan hanya medali perak dan perunggu. Alhamdulillah di Palembang ini kita dapat 27 medali yakni 4 emas 10 perak dan 13 perunggu artinya kontingen Sultleng berhasil menempatkan 13 nomor pertandingan dari induk organisasi olahraga ke final untuk memperebutkan emas dan perak namun hanya berhasil mendapatkan 4 emas dan 10 perak yang memberikan gambaran pada Fornas yang akan datang mungkin bisa meningkat dan memperbanyak tim-tim yang masuk final sehingga potensi untuk emas dan perak itu lebih besar.
Fornas di Samarinda tahun 2019 sebut Syaifullah Djafar merupakan pelajaran penting guna melirik beberapa induk organisasi maupun jenis pertandingan yang kira-kira bisa menjadi unggulan termasuk olahraga lain yang tidak diprioritaskan tapi tetap diikutkan dalam rangka mencari pengalaman untuk peningkatan prestasi termasuk rencana pelaksanaan Fornas-VII yang akan datang di Jawa barat tahun 2023.
Dirinya mengharapkan pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten dapat memberikan perhatian yang lebih besar kepada Kormi baik berupa intervensi anggaran ataupun pemberian fasilitas-fasilitas dalam rangka melakukan pembinaan terhadap olahraga masyarakat di Sulawesi Tengah
Pembinaan olahraga masyarakat Sulawesi Tengah menurutnya hampir lebih cenderung kepada pembinaan olahraga yang ada di komite olahraga Nasional Indonesia sedangkan perhatian kepada Kormi itu belum sesuai yang diharapkan dan merupakan kendala dari pengembangan prestasi.
Ketua Kormi Syaifullah Djafar mengakui prestasi yang diperoleh kontingen Kormi cukup memberi kebanggaan di Sulawesi Tengah meski mereka pada umumnya melaksanakan semua program-program kerja maupun aktivitasnya secara mandiri. Kita harus tunjukkan dulu prestasi baru meminta perhatian pemerintah dan kami yakin terutama dibawa kepemimpinan bapak Gubernur H. Rusdy Mastura dan Wakil Gubernur Drs. Ma’mun Amir nantinya akan sangat besar karena kami telah menunjukkan apa yang telah kami laksanakan di Palembang. kami juga berkeyakinan bahwa secara pribadi bapak gubernur sangat konsen dan gemar berolahraga terutama olahraga masyarakat yang membutuhkan pembinaan untuk mendapatkan prestasi.




