Skrol untuk membaca pos

Update: Korban Jiwa Akibat Erupsi Gunung Semeru 13 Orang

Muh. Rifai
Erupsi Gunung Semeru
Warga Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur melakukan evakuasi akibat aktivitas awan panas guguran Gunung Semeru, Sabtu (4/12). Foto Istimewa Via BNPB
A-AA+A++

Kemudian di SDN Oro-Oro Ombo 2 sekitar 35 orang, di Masjid Pemukiman Dusun Kampung Renteng Desa Oro-Oro Ombo sekitar 20 orang, Balai Desa Oro-Oro Ombo sekitar 40 orang, Balai Desa Sumberurip sekitar 25 orang dan di SDN Sumberurip 2 sekitar 25 orang.

sebagian masyarakat juga diri di rumah di sekitar ketinggian Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus, Desa Oro-Oro Ombo.

Sementara itu, sekitar 409 orang mengungsi di lima titik balai desa di Kecamatan Candipuro di antaranya, di Balai desa Sumberwuluh, Balai desa Penanggal, Balai desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwulug dan di Dusun Kajarkuning, Desa Sumberwuluh.

Kemudian, sebanyak 188 orang mengungsi di empat titik yang terdiri dari rumah ibadah dan balai desa di Kecamatan Pasirian yakni di Balai desa Condro, Balai desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian dan Masjid Nurul Huda Alon-alon Pasirian.

Kejadian sebaran awan panas guguran Gunung Semeru juga menyebabkan beberapa rumah warga tertutup material vulkanik serta jembatan Gladak Perak di Curah Kobokan yang menjadi akses penghubung Lumajang dan Malang terputus.

BPBD Kabupaten Lumajang menggunakan alat berat wheel loader untuk membuka akses jalan Curah Kobokan serta melakukan pendataan lanjutan terkait kerugian materil lainnya akibat peristiwa ini.

Status Semeru Tingkat II

Berdasarkan Monitoring Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), saat ini Gunung Semeru masih dalam status level II atau ‘waspada.’

Adapun pemantauan kondisi udara melalui radar Accuweather Udara mencapai tingkat polusi tinggi dan berdampak negatif terhadap kelompok yang masuk dalam kategori rentan, yaitu lansia, ibu hamil, disabilitas, serta anak-anak.

Pantauan secara visual juga menunjukkan bahwa panas guguran telah berhenti karena kondisi hujan di sekitar puncak kubah lava Gunung Semeru.

BPBD terus melakukan koordinasi bersama perangkat desa setempat dan Pos Pengamat Gunung Api (PPGA) terkait pemutakhiran aktivitas Gunung Semeru.

BPBD Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat setempat untuk tidak melakukan aktivitas di Daerah Aliras Sungai (DAS) Mujur di Curah Kobokan dan DAS lainnya maupun beberapa tempat yang memungkinkan menjadi tempat aliran guguran awan panas.

Berita Lainnya

1.979 Jiwa Mengungsi Akibat APG Gunung Api Semeru
Waspada! Gunung Api Semeru Bersatus AWAS, Luncuran APG Sudah Lewati Jembatan Gladak Perak
PVMBG: Hampir Setiap Hari Terjadi Letusan Gunung Semeru
Korban Jiwa Akibat Erupsi Gunung Semeru Jadi 14, Ini Daftarnya
Catatan Sejarah Letusan Gunung Semeru
Keluarkan Awan Panas, Gunung Semeru Berstatus Waspada