Skrol untuk membaca pos

Warga Padeglang Rasakan Guncangan Kuat Gempa M5.4 di Sumur Banten

Muh. Rifai
A-AA+A++

JAKARTAGempa dengan magnitudo 5.4 yang mengguncang Sumur-Banten, Provinsi Banten sangat kuat dirasakan warga Warga Kabupaten Pandeglang. Guncangan yang dirasakan warga setempat berlangsung beberapa detik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang menginformasikan warganya merasakan guncangan dengan tingkat sedang. Durasi guncangan yang dirasakan berlangsung selama 3 hingga 5 detik. Selain kabupaten ini, BNPB juga menerima laporan dari BPBD Kota Serang yang menyebutkan warganya merasakan guncangan lemah selam 2 hingga 3 detik.

Berdasarkan pemodelan dari BMKG dilansir dari Situs BNPB, gempa tidak memicu terjadinya tsunami. BMKG mencatat parameter gempa M5,4 terjadi pada Minggu (23/5), pukul 10.50 WIB. Pusat gempa berada pada 18 km barat laut Sumur, Provinsi Banten, dengan kedalaman 10 km.

BMKG merilis intensitas kekuatan gempa yang diukur dengan skala MMI menunjukkan beberapa wilayah terdampak III MMI yaitu Sumur, Cigeulis, Panimbang, Picung, Sindangresmi dan Wanasalam. Sedangkan II MMI, beberapa wilayah yang teridentifikasi yaitu Tanjung Bintang, Kalianda, Penengahan, Palas, Ketapang, Sragi, Candipuro, Bakauheni, Way Sulan, Wai Panji, Jabung, Pasir Sakti, Waway Karya, Sukarame, Rajabasa, Leuwiliang, Ciampea, Cibungbulang, Pamijahan, Jasinga, Cigudeng, Tenjo, Ciomas, Dramaga dan sekitarnya.

Provinsi Banten termasuk wilayah dengan potensi bahaya gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 8 kabupaten dengan luas 391.475 hektar yang berada pada kawasan bahaya tersebut. Kedelapan wilayah administrasi tersebut yaitu Pandeglang, Lebak, Tangerang, Serang, Tangerang Selatan, Cilegon, Serang dan Kota Tangerang. Pandeglang berada pada wilayah luas bahaya tertinggi di antara kedelapan wilayah di Provinsi Banten.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap potensi gempa bumi dan tsunami. Belum ada teknologi yang dapat memastikan secara akurat waktu akan terjadi gempa bumi. Dalam merespons gempa bumi, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap dampak kerusakan bangunan. Korban jiwa tidak disebabkan karena fenomena gempa tetapi bangunan yang rusak akibat guncangan gempa.

Berita Terkait

Gempa M5.2 Guncang Muara Binuangeun, Banten. Terasa Hingga Jakarta
Gempa di Banten Bermagnitudo 5,5 Terasa di Jakarta
Update: Rumah Rusak Akibat Gempa Banten 1.378 Unit
Rumah Rusak Pasca Gempa Banten Capai 257 Unit
Sejumlah Rumah di Padgelang Rusak Akibat Gempa Banten M6,7
Gempa Terkini Guncang Padeglang Banten Bermagnitudo 5.2