PALU – Dinas Kesehatan Kota Palu membuka pendaftaran relawan dalam rangka pemantauan dan pengendalian penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Pendaftaran dibuka sejak Senin 30 Maret 2020.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu dr. Husaema mengatakan, sejak pendaftaran dibuka sampai Kamis (2/4/2020) baru 60 pendaftar. “Sampai saat ini mendaftar relawan 60 perawat, dokter yang belum ada,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu dr. Husaema, saat dihubungi di Palu, Kamis (2/4).
Ia mengatakan, belum mengetahui secara persis apa penyebab belum ada dokter mendaftar sebagai relawan. “Saya belum tahu apakah informasi belum sampai atau tidak mau jadi relawan, saya akan sampaikan kembali lewat ikatan dokter Indonesia (IDI), ” katanya.
Dia menyebutkan, kalau sampai hari H tidak ada dokter, maka akan menggunakan rencana atau plan B. “Puskesmas akan dimasukkan tim Covid Posko,” ujarnya.
Dia mengatakan, untuk relawan profesi dokter dibutuhkan sekitar 12 orang. Sedangkan 60 tenaga relawan perawat ini kata dia, nantinya akan ditempatkan di enam Posko Kesehatan dengan dua shift. Tapi, dia belum merinci keenam Posko tersebut. “Untuk penerimaan, relawan analis kesehatan ditiadakan. Analis berubah karena pemeriksaan dilakukan di Puskesmas,” katanya.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Palu melalui surat edaran nomor 440/79/18 Diskes membuka penerimaan tenaga relawan kesehatan dalam rangka pemantauan dan pengendalian penyebaran Corona Virus Disease (Covid) 19. Relawan yang dibutuhkan adalah dokter, perawat dan analis kesehatan. Tapi, belakangan analis kesehatan ditiadakan. [Red]

