Skrol untuk membaca pos

Gubernur Sulteng Minta Benahi Laporan Update Covid-19

Muh. Rifai
Gubernur Sulteng, Longki Djanggola memimpin rapat pencegahan dan antisipasi penyebaran Virus Corona atau Coronavirus Disease (Covid-19) di Sulteng di ruang kerja gubernur, Senin (23/3/2020). [Humas Pemprov]
A-AA+A++

PALU – Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si mengumpulkan jajaran Pusdatina Covid-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), guna menyatukan persepsi seputar laporan update data harian penanggulangan Covid-19, di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2020) siang. “Supaya kita satu data, satu bahasa dan satu tindakan,” kata Longki Djanggola.

Kepada Karo Humas dan Protokol Drs. Moh Haris sekaligus Juru Bicara Pusdatina Covid-19, gubernur menginginkan pembenahan berupa penambahan kolom baru dalam format laporan harian. Misalnya kolom yang memuat keterangan di RS mana pasien positif dirawat.

Karena baru-baru ini, ada seorang pasien positif ber-KTP Palu dan dirawat di Makasar yang lalu ditambahkan dalam jumlah pasien positif Sulteng oleh BNPB. “Padahal setelah diklarifikasi yang bersangkutan sudah pindah ke sana (Makasar) sekitar 10 tahun yang lalu,” ujar gubernur meluruskan.

Termasuk menambah keterangan status pemeriksaan lab dari 1 PDP meninggal yang belum keluar hasilnya apakah positif atau negatif, supaya masyarakat tidak salah tafsir.

Tak kalah penting kata gubernur adalah bagaimana Pusdatina Covid bisa menjadi corong informasi supaya masyarakat tidak bertambah resah karena sudah ada anggapan jika terjangkit (corona) pasti meninggal. “Perlu kasih pemahaman supaya masyarakat tidak kacau dan khawatir,” tegas gubernur.

Untuk ke depan, gubernur menugaskan Karo Humpro Moh. Haris agar meneruskan data update per harinya ke rekan pers termasuk menjawab langsung pertanyaan.

“Data tiap sore langsung dikirim dan kalau mau jumpa pers bisa virtual saja supaya pertanyaan langsung dijawab di situ,” pungkasnya menginstruksikan Karo Moh. Haris. [***]