Skrol untuk membaca pos

Kronologi Terbakarnya Rumah Warga Panasakan Tolitoli

Muh. Rifai
Satu unit rumah di Jalan Mawar, Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, ludes terbakar, Senin (16/3/2020). [Ist]
A-AA+A++

TOLITOLI – Satu unit rumah milik Syarif Hidayat warga Jalan Mawar, Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, ludes terbakar pada Senin (16/3/2020) sekira Pukul 09.45 Wita. Ironisnya, kebakaran terjadi saat pemiliknya sedang tidak berada di rumah tersebut.

Menurut keterangan saksi SR (60) yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kebakaran, saat ia tengah memasak sayur tiba-tiba melihat api sudah membesar dan membakar bagian atap rumah milik Syarif Hidayat. Ia langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk memadamkan api, karena dapur saksi berdempeten dengan rumah yang terbakar tersebut.

Saksi lain yakni Paddaraja (55) menyebutkan, saat peristiwa itu terjadi sekira 20 menit sebelumnya, ia melintas di depan rumah tersebut sepulang dari kebunnya. Namun tak berselang lama, tiba-tiba ia mendengar teriakan warga dan melihat api sudah membesar.

Melihat api sudah membesar, ia langsung berlari sambil meminta pertolongan warga lain untuk membantu memadamkan api.

Hal yang sama juga dikatakan saksi lainnya Marni (30). Menurut Marni, saat itu ia sedang baring-baring tiba-tiba terdengar suara ledakan yang cukup besar, dari rumah yang terbakar tersebut. Saat ia keluar rumah api sudah membakar rumah milik Syarif Hidayat.

“Rumahnya memang sedang kosong, karena pemilik rumah bersama istrinya sedang pergi,” ujar saksi Marni, seperti dilansir JurnalNews jejaring Infopena.

Dua unit mobil Damkar milik Pemkab Tolitoli, mobil water canon milik Polres Tolitoli dan mobil tanki TNI AL dikerahkan untuk memadamkan api, agar tidak menjalar ke rumah warga lainnya.

Upaya pemadaman di bawah pengamanan Kabag Sumda Polres Tolitoli AKP Adri Allow, Kapolsek Baolan AKP Army Casriyanto, KBO Sabhara Iptu Hasiolan beserta personil Polres Tolitoli, unsur TNI dan warga. Api dapat dipadamkan sekira Pukul 10.30 Wita.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian materil akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp300 juta lebih. Karena yang ikut terbakar selain perabot rumah dan barang-barang elektronik, juga terdapat beberapa karung bunga cengkeh keing siap jual yang tidak dapat diselamatkan.

Saat ini, aparat Polres Tolitoli masih melakukan penyelidikan asal api yang menyebabkan kebakaran tersebut. [***]