Skrol untuk membaca pos

Penyaluran Bantuan Korban Banjir Bandang di Pinembani Donggala Terkendala Akses

Muh. Rifai
Foto: Istimewa Via Facebook Thaeman
A-AA+A++

PALU – Banjir bandang menerjang Desa Bambakanini, Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala, Selasa (3/3) sekitar pukul 13.00 WITA. Wilayah itu diguyur hujan lebat.

Antaranews.com melaporkan, banjir bandang disertai material lumpur dan potongan kayu besar merusak enam rumah warga setempat, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Desa Bambakanini salah satu wilayah terpencil di Kabupaten Donggaoa yang terletak di atas pegunungan yang dihuni sekitar 200 kepala keluarga. Jalur menuju ke wilayah itu sangat sulit karena harus melewati lereng gunung dengan medan menajak dan curam.

“Bantuan akan kami salurkan hari Kamis (5/3), sebab medan menuju lokasi tersebut sangat sulit, kami harus menempuh perjalanan selama empat jam,” ujar Bupati Donggala Kasman Lassa seperti dikutip Antaranews.com.

Logistik yang akan disalurkan nanti berupa mi instan sebanyak 50 dos dan beras 50 karung untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka dalam situasi darurat. “Saat ini warga sudah mengungsi ke tempat yang aman di desa tetangga. Di desa itu tidak ada akses signal telepon sehingga sulit berkomunikasi untuk mengikuti perkembangan kondisi di sana,” katanya.

Hingga Rabu malam, korban banjir bandang Desa Bambakanini belum mendapat bantuan logistik maupun kebutuhan dasar lainnya, karena wilayah itu terisolir. “Kami upayakan secepatnya logistik tersalurkan sehingga masyarakat di sana bisa nyaman,” kata bupati menambahkan.

Selain logistik pihaknya juga berencana mengerahkan satu unit alat berat jika akses jalan menuju wilayah tersebut tertimbun longsor, termasuk untuk pembersihan material lumpur yang menimpa permukiman warga.

Sumber: Antaranews.com