SUMSEL – Korban meninggal akibat kecelakaan bus Sriwijaya yang terjadi di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, bertambah menjadi 28 orang.
Dalam proses evakuasi sebelumnya, 27 orang ditemukan meninggal. Namun, setelah dilakukan pencarian lebih lanjut, satu orang korban kembali ditemukan dalam keadaan sudah meninggal.
Dikutip dari Kompas.com, korban tersebut diketahui seorang wanita bernama Raisa yang berumur sekitar 5 atau 6 tahun yang tercatat sebagai warga Palembang.
“Sampai pukul 20.00 WIB, satu korban lagi seorang perempuan ditemukan. Total korban meninggal ada 28 orang,” kata Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang Benteng Telau, Selasa (24/12/2019).
Benteng mengungkapkan, jumlah penumpang yang berhasil dievakuasi saat ini berjumlah 41 orang, termasuk 13 orang yang berhasil selamat.
Saat ini, proses pencarian oleh tim gabungan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pada pukul 07.00 WIB.
“Tidak menutup kemungkinan korban akan betambah. Sementara, proses pencarian kita tutup dan dilanjutkan besok pagi,” ujarnya.
Sperti diketahui, Bus Sriwijaya jurusan Bengkulu Palembang ini mengalami kecelakaan dengan masuk ke dalam jurang Sungai Lematang di Tikungan Lematang Indah, Desa Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, Senin (24/12) malam.
Informasinya, ada 50 orang di dalam bus itu. Sebanyak 27 penumpang naik dari loket di Bengkulu. Sedangkan sisanya penumpang yang naik di jalan.
Berikut Data 27 korban meninggal kecelakaan Bus Sriwijaya :
1. Riski Saputra (16) (Laki-laki) warga Muara Enim
2. Sonia (17) (Perempuan) warga Muara Enim
3. Kelvin Andeka (16) (laki-laki) warga Kepahyang, Bengkulu
4. Okti Karusian (35) (Perempuan) warga Bengkulu
5. Fadhil (10 tahun Laki-laki) warga Bengkulu Tengah
6. Rahmad Hidayat (laki-laki) warga Kecamatan Ulu Musi
7. Farel warga Kepahyang (laki-laki), Bengkulu
8. Feri Eprizal (34) (laki-laki)warga Sako Kenten Palembang
9. Nanik (perempuan) warga Kecamatan Ulu Musi
10. Ulul (Perempuan) warga Prajen Banyuasin
11. Yasiroh (Perempuan) warga Bengkulu
12. Ayu Intan (9) (Perempuan) warga Muko-muko, Bengkulu
13. Melia Sapira (Perempuan) warga Palembang
14. Efran Fadhil Akbar (Laki-laki) warga Kepahiyang, Bengkulu
15. M Akbar (13) (Laki-laki) warga Bengkulu
16. Metrian Andeka (45) (Perempuan) Kepahiyang, Bengkulu
17. Ali Jaya (Laki-laki) warga Bengkulu
18. Ilyas (Laki-laki) warga Demang Lebar Daun, Palembang
19. Jimmy Yuda Sanjaya (laki-laki) (23) warga Kabupaten Empat Lawang, Sumsel (kernet bus)
20. Warsono (laki-laki) warga Jalan Sabar Jaya, Kabupaten Banyuasin, Sumsel
21. Imron (Laki-laki) warga jalan Enggano, Kelurahan Pasar Bintuan, Bengkulu Selatan
22. Rosita (50 tahun) (perempuan)
23. Feri I (46) (laki-laki) warga Kecamatan Batu Samban, Bengkulu (sopir bus)
24. Dwi Sunarto (56) (laki-laki) warga Bengkulu Tengah
25. Rayhan Gani (3) (laki-laki) warga Ulu Musi, Empat Lawang, Sumsel
26. Belum teridentifikasi
27. Belum teridentifikasi. [kompas/Cnn]

