Skrol untuk membaca pos

Lapas Perempuan Sigi Diduga Sengaja Dibakar

Muh. Rifai
Foto: Ist
A-AA+A++

SIGI – Sebanyak 28 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas III Palu yang terletak di Kabupaten Sigi, hingga Senin siang belum kembali. Mereka melarikan diri saat terbakarnya lapas tersebut, Ahad (29/9) malam.

Salah seorang warga binaan yang berhasil diamankan, Asmawati mengaku panik saat kebakaran terjadi sehingga ia dan anaknya yang masih berumur satu tahun ketakutan saat melihat api mulai membesar dari dalam sel tahanan.

“Ini anak saya yang lihat pertama, karena panik saya melarikan diri. Tapi memang saya rencana akan kembali lagi ke dalam lapas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham Sulteng, Suprapto, mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil forensik dari Makassar untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.

Namun, kata dia, saat ini kondisi lapas perempuan di Desa Maku, Kabupaten Sigi itu telah kondusif.

Sebelumnya, aparat kepolisian menduga, lapas perempuan tersebut sengaja dibakar oleh sejumlah warga binaan yang melarikan diri.

“Untuk motif masih kita dalami,” kata Kapolres Sigi, AKBP Wawan Sumantri.

Tim Inafis Polda Sulteng dan Polres Sigi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, Senin pagi dan berlangsung tertutup.

Gedung Lembaga Pemasyarakatan Klas III Palu, di Desa Maku, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah itu dilaporkan terbakar pada Minggu sekitar pukul 18.00 Wita. Dari 15 kamar di lapas tersebut, enam kamar ludes dilalap api. (MAL)