Skrol untuk membaca pos

SDN 1 Bangga Masih Belajar di Bawah Pohon Kelapa

Muh. Rifai
Suasana belajar di SDN 1 Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Senin (23/09). (FOTO: MAL/NANANG IP)
A-AA+A++

SIGI – Sejak musibah gempa bumi 28 September 2018 silam, sedikitnya 136 siswa di SDN 1 Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, belum juga bisa menikmati suasana belajar yang nyaman di ruangan yang layak.

Hingga saat ini, para siswa masih menjalani proses belajar di tenda darurat yang berdiri di antara pohon kelapa.

Salah satu tenaga pengajar di SDN 1 Bangga, Rahmat Hakim, Senin (23/09), menuturkan, hingga kini para siswanya masih bertahan belajar di tenda-tenda darurat yang dibangun sejumah relawan.

“Kondisi kami yang belajar di tenda masih sangat memprihatinkan. Kami belum punya gedung,” ujar Rahmat.

Lebih jauh dia menjelaskan, proses belajar itu cukup berisiko, karena lokasinya yang berada di bawah pohon kelapa. Menurut dia, sewaktu-waktu buah kelapa jatuh dan hampir menimpa para siswa dan guru yang sedang beraktivitas.

Menurutnya, ketika gempa terjadi, bangunan sekolah masih dalam keadaan rusak ringan. Namun ketika banjir bandang datang dan merendam sebagian Desa Bangga, mengakibatakan sekolah tidak layak lagi digunakan.

“Saya mengajar mengajar mulai dari kelasa 1 sampai kelas 6. Kalau ada bantuan upayakan juga untuk gurunya, khususnya yang bermukim di Desa Bangga itu seragamnya sudah tidak ada. Kecuali para guru yang tidak bermukim di lokasi banjir,” pungkasnya. (MAL)