Skrol untuk membaca pos

Walhi Sulteng bersama ARB Galang Dana untuk Tegar

Muh. Rifai
A-AA+A++

PALU – Walhi Sulteng bersama Aliansi Rakyat Bersatu (ARB) melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu proses penyembuhan pasca oprasi istri dari Frans Hemsi, petani yang dipenjarakan oleh perusahaan sawit PT. Mamuang, karena di tuduh mencuri sawit di kebun miliknya.

Penggalangan dana dilakukan diLampu merah Jl. Basuki Rahmat – Jl. Touwa mulai sore pukul 16.00 sampai malam hari terus berlangsung. Sabtu (22/12/2018).

Terlihat masa aksi membentangkan spanduk di pinggir jalan dengan bertuliskan ” Donasi untuk tegar, seorang bayi yang bapaknya di penjarakan oleh PT. Mamuang anak perusahaan PT. Astra Agro Lestari”.

Tak hanya tulisan saja yang ada pada spanduk tersebut, terlihat juga foto Tegar (Anak Frans Hemsi yang barusaja lahir sepekan yang lalu) dan yang menjadi baground dari spanduk itu foto Hemsi dalam jeruji besi.

Ivan selaku penanggung jawab dalam aksi ini mengatakan ” Tegar ini adalah Seorang bayi berumur seminggu yang di pisahkan dari ayahnya yang ditangkap oleh Polres Pasangkayu karena tuduhan pencurian kelapa sawit di Areal HGU PT. Mamuang, padahal Hemsi/Frans (Ayah Tegar) mempunyai surat-surat dan bukti kepemilikan Lahan”.

Kejadian tersebut terjadi karena kerakusan perusahaan yang terus melakukan penyerobotan lahan petani yang ada di Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala.

“Kejadian itu menciptakan kesedihan tersendiri bagi keluarga Hemsi dan khususnya Tegar, apalagi Hemsi seorang bapak yang menjadi tulang punggung keluarga dan hanya mengandalkan Lahan sebagai sumber penghidupannya”, tegas Ivan.

“Istri hemsi dan tegar saat ini sudah berada di rumah saudaranya di desa jono oge Kabupaten Sigi, mereka sudah keluar dari rumah sakit dan sekarang masih dalam tahap penyembuhan pasca operasi”, jelasnya.

Aksi tersebut berakhir pukul 20.00 Wita malam ini dengan total dana yang terkumpul sebesar Rp.3.684.000. (YP)