Skrol untuk membaca pos

Malware Hirudo Ancam Pengguna Android di Indonesia, 8 Aplikasi Bank Palsu Terungkap

Muh. Rifai
Iluatrasi: Creative Ai
A-AA+A++

Pengguna HP Android di Indonesia perlu mewaspadai malware Hirudo yang dirancang untuk mencuri informasi keuangan dan mengambil alih perangkat dari jarak jauh. Malware ini menjadi perhatian karena pelakunya tidak hanya menggunakan halaman login palsu, tetapi juga menyiapkan aplikasi perbankan versi modifikasi untuk mengelabui korban.

Dalam laporan yang diterbitkan pada 14 Oktober 2026, perusahaan keamanan siber ThreatFabric mengungkap keberadaan delapan aplikasi perbankan Indonesia versi pengganti yang menargetkan tujuh bank. Namun, nama bank yang menjadi sasaran tidak diungkapkan secara terbuka dalam laporan tersebut.

Temuan ini menunjukkan adanya pola serangan yang lebih kompleks. Pelaku berupaya membuat korban memasang aplikasi berbahaya yang menyerupai aplikasi perbankan resmi, sehingga berpotensi membuka jalan bagi pencurian kredensial dan penyalahgunaan rekening.

Meski demikian, temuan aplikasi pengganti tidak berarti seluruh nasabah bank yang menjadi sasaran telah terinfeksi atau mengalami kehilangan uang.

Hirudo Menyamar sebagai Aplikasi Belanja dan Hiburan

ThreatFabric melaporkan bahwa Hirudo disebarkan melalui aplikasi umpan yang menyerupai layanan belanja dan hiburan. Beberapa nama aplikasi yang disebut dalam analisisnya adalah Shopora, 1V1 X, ZoyaTV, dan KoiShort.

Aplikasi tersebut dapat menampilkan konten yang terlihat normal, seperti katalog produk atau video hiburan. Di balik tampilan tersebut, tersimpan komponen berbahaya yang dapat mengarahkan pengguna untuk memasang aplikasi tambahan melalui pemberitahuan pembaruan palsu.

Setelah malware aktif, Hirudo dapat meminta izin sensitif, termasuk Accessibility atau aksesibilitas Android. Fitur ini sebenarnya dirancang untuk membantu pengguna mengoperasikan perangkat, tetapi dapat disalahgunakan oleh aplikasi berbahaya untuk memantau aktivitas dan menjalankan tindakan tertentu.

Karena itu, permintaan izin untuk membaca layar, mengendalikan perangkat, atau mengakses notifikasi dari aplikasi yang tidak dikenal perlu dicurigai.

Menyiapkan Aplikasi Perbankan Versi Modifikasi

Salah satu temuan utama ThreatFabric adalah kemampuan Hirudo menyiapkan aplikasi perbankan yang telah dimodifikasi. Peneliti menemukan delapan aplikasi pengganti yang berkaitan dengan tujuh bank di Indonesia.

Dalam skenario serangan yang dijelaskan, malware mendeteksi aplikasi bank yang menjadi sasaran, kemudian memunculkan pemberitahuan pembaruan palsu. Korban dapat diarahkan untuk menghapus aplikasi perbankan asli dan menggantinya dengan aplikasi yang telah dimodifikasi.