Dalam sebuah wawancara eksklusif di kanal YouTube Helmy Yahya, Dr. Zaidul Akbar, praktisi kesehatan Islami, membagikan tips hidup sehat berdasarkan kebiasaan Nabi Muhammad SAW. Diskusi ini mencakup cara menjaga berat badan, pola makan, hingga pentingnya adab tidur untuk mendukung kesehatan optimal.

Dr. Zaidul menekankan bahwa Islam memiliki pedoman kesehatan yang sangat ilmiah.

“Umat Islam seharusnya menjadi umat yang paling sehat jika kita mengikuti apa yang disampaikan Allah dalam Alquran dan petunjuk Nabi Muhammad SAW,” ujarnya dalam wawancara tersebut.

  • Pola Makan Sehat Ala Nabi Muhammad SAW

Dr. Zaidul menjelaskan bahwa pola makan Nabi Muhammad SAW selaras dengan prinsip kesehatan modern. Salah satu poin yang ia soroti adalah pentingnya menghindari gula berlebih yang dapat memicu resistensi insulin, obesitas, dan berbagai penyakit kronis lainnya.

“Nabi menganjurkan kita untuk memperhatikan apa yang kita makan. Kalau kalori yang masuk lebih kecil dari kalori yang keluar, maka berat badan akan turun,” jelasnya.

Ia juga merekomendasikan konsumsi makanan sehat seperti protein, sayuran, dan mengurangi karbohidrat berlebihan. Selain itu, menghindari makan malam berat menjadi salah satu langkah penting agar tubuh dapat beristirahat dengan optimal.

  • Tidur yang Berkualitas dan Adabnya

Tidur yang cukup, antara 6-8 jam sehari, merupakan kunci utama menjaga kesehatan. Nabi Muhammad SAW memiliki kebiasaan khusus menjelang tidur, seperti membaca doa, mematikan lampu, dan tidur miring ke kanan.

“Selama tidur, tubuh melakukan proses ‘reset’ sistem metabolisme dan memperbaiki hormon. Tanpa tidur yang berkualitas, tubuh tidak akan sehat secara optimal,” ujar Dr. Zaidul.

Ia juga mengingatkan pentingnya mematikan sinyal Wi-Fi di malam hari untuk menghindari gangguan gelombang elektromagnetik yang dapat mempengaruhi kualitas tidur.

  • Manfaat Bekam dan Pola Hidup Sehat Lainnya

Dr. Zaidul juga menyoroti pentingnya pengobatan bekam yang dianjurkan dalam hadis Nabi.

“Bekam bukan hanya sekadar mengeluarkan darah, tetapi juga memicu reaksi imun tubuh yang sangat bermanfaat,” tuturnya.

Bekam idealnya dilakukan pada tanggal 17, 19, atau 21, khususnya pada hari Senin dan Kamis. Meski demikian, ia menjelaskan bahwa bekam dapat dilakukan di luar waktu tersebut untuk menangani kondisi tertentu, seperti stroke, dengan rekomendasi dari terapis.

Selain bekam, Dr. Zaidul juga merekomendasikan puasa sunnah sebagai cara detox alami yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

  • Pesan Hidup Sehat Islami

Mengakhiri wawancara, Dr. Zaidul Akbar mengingatkan pentingnya kembali pada kebiasaan Nabi Muhammad SAW yang sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan.

“Kesehatan adalah aset penting agar kita bisa beribadah dan menjalankan peran sebagai khalifah di bumi,” pesannya.

Tag: Dr. Zaidul Akbar, Helmy Yahya, hidup sehat Islami, kebiasaan Nabi Muhammad SAW, bekam.