Ye Na mengakui bahwa di sekolah dia dulu kelebihan berat badan dan dibully dengan buruk. Saat itu dia mencoba bunuh diri tapi dia malah menjadi bulimia dan mulai membuat dirinya kelaparan. Ye Na sudah makan cukup untuk tidak mati tetapi setiap kali dia merasa kenyang, dia muntah.

Wajah yang terus Ye Na lihat di cermin adalah wajah masa kecilnya. Ye Na merasa seperti berada di penjara yang tidak bisa dia hindari, dan itu adalah takdir yang hanya diperburuk dengan melalui neraka selama ini. Ryeon dan Ryung Gu memutuskan untuk mempercayai Jun Woong untuk kasus ini dan membiarkannya mencoba dan membantu Ye Na dengan cara apa pun.

Jun Woong mengakui bahwa saudara perempuannya juga mengalami gangguan makan. Jun Woong mendorong Ye Na untuk pergi ke penjara, tempat metaforis dimana ia menyimpan dirinya terkunci begitu lama dan untuk menemukan dirinya yang sebenarnya. Jun Woong mendesaknya untuk tidak menjadi seseorang yang bukan dirinya. Nasihat Jun Woong tampaknya berhasil karena Ye Na melihat kesalahan dari caranya.

Sementara itu di atap, bos berbicara kepada Ryeon dan mengatakan kepadanya bahwa dia harus mengenakan rok pensil untuk bekerja. Dia tidak senang dan memukulinya. Ryeon juga mengutuknya, mengakui bahwa setiap kali dia mengolok-olok seseorang, bosnya tidak akan bisa berhenti pergi ke toilet.

Ye Na benar-benar menemukan kenyamanan dalam berbicara dengan Bo Ram yang mengakui bahwa dia mencintai dirinya sendiri dan dia sebenarnya tidak peduli dengan kelebihan berat badan. Dia menyerahkan garpu ke Ye Na, memotivasi Ye Na untuk benar-benar mencicipi makanan dan makan dengan benar kali ini.Ye Na bertanya bagaimana Bo Ram bisa mengabaikan penilaian orang.

Dalam Tomorrow episode 7, Bo Ram mengatakan bahwa penilaian orang seharusnya tidak mempengaruhi cara dia menjalani hidupnya. Bo Ram juga mengalami masa-masa sulit di masa kanak-kanak dan bersumpah untuk menjalani kehidupan terbaiknya. Ye Na untuk pertama kalinya setelah sekian lama memakan kue keju dan mengungkapkan betapa enaknya rasanya.

Jun Woong kemudian bertanya pada Ryeon di kantor mereka mengapa mereka selalu mencoba menyelamatkan orang yang mereka tidak tahu bagaimana cara menyelamatkannya. Ryeon mengatakan kepadanya bahwa memilih untuk hidup dan bagaimana hidup adalah pilihan orang itu sendiri dan hanya mereka yang dapat mengetahuinya.

Pekerjaan tim RM adalah hanya menawarkan dukungan, empati, dan kenyamanan, bukan solusi. Jun Woong kemudian bertanya mengapa Ryeon memberikan pekerjaan kali ini kepadanya. Ryeon mengatakan kepadanya bahwa itu hanya firasat, mungkin intuisi orang tua. Puas dengan jawabannya, Jun Woong pulang dengan meminta Ryeon untuk tidak pulang terlalu larut.

Tomorrow episode 7 berakhir dengan kembali ke kantor akhirat. Kekacauan terjadi karena ada lebih banyak file yang perlu ditandatangani oleh Raja Surga.

Saksikan kelanjutan kisah serunya, lewat link nonton Tomorrowepisode 7 berikut ini.

Klik LINK NONTON Tomorrow episode 7.