WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Ikut Jualan di Deklarasi Anwar-Reny Hingga 33 Titik, Hendi Raup Omset Ratusan Juta

Muh. Rifai
A-AA+A++

Deklarasi dan Temu Masyarakat Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubenur 2024, Anwar Hafid – Reny Lamadjido di 12 Kabupaten dan 1 Kota Palu, membawa berkah tersendiri bagi para pedagang yang mengikuti giat tersebut.

Hendi (45) Warga asal Kota Palu adalah salah satu dari sekian banyak pedagang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang kerap kali mengikuti acara Deklarasi dan Temu Masyarakat Pasangan dengan tegline BERANI (Bersama Anwar – Reny).




Hendi mengaku, sudah mengikuti 33 titik Deklarasi dan Temu Masyarakat Pasangan BERANI yang dimulai pertama kali di Lapangan Desa Ujumbou, Kabupaten Donggala pada 16 Juli 2024 lalu.

Kini, Hendi mengikuti lagi Deklarasi dan Temu Masyarakat Pasangan BERANI di Lapangan Desa Taugi, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai, Kamis malam (19/09/202).

Deklarasi di Desa Taugi ini, merupakan titik ke 33 yang dia ikuti mengelilingi Sulteng mulai dari Kota Palu, Donggala, Sigi, Pargi Moutong, Tolitoli, Buol, Poso, Tojo Una – Una, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.

“Sebenarnya ada lima orang kita dari Palu yang ikut dari awal. Tapi empat orang sudah “tumbang” atau tidak bisa lagi ikut. Jadi tinggal saya sendiri pedagang yang ikut dari awal yang bertahan,” ujar Hendi saat ditemui di lokasi Deklarasi BERANI di Lapangan Desa Taugi, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai.

Dikatakan, setelah mengikuti 33 titik deklarasi Pasangan BERANI, dia sudah meraup omset hingga 120 juta lebih. Namun jika dipotong dengan operasional seperti BBM dan makan, maka keuntungan bersih yang dia dapatkan bisa mencapai Rp70 juta lebih.

Omset terbesar yang dia dapat dari 33 titik itu yakni deklarasi di Toili, Kabupaten Banggai, Selasa, 30 Juli 2024 lalu yang mencapai Rp6 Juta/malam.

Selanjutnya, deklarasi di Buol dan Tolitoli yang mencapai Rp4 Juta/malam.

“Kalau di beberapa titik lainnya, biasanya dapat Rp2 Juta hingga Rp3 Juta lebih setiap malam” katanya.

Dengan hasil yang dia dapatkan, Hendi mengaku menggunakan uang keuntungan dagangannya itu, untuk biaya kuliah anaknya di Fakultas Kedokteran.