Bupati Banggai Siap Donasi Rp 10 Juta Perbulan untuk Alkhairaat Luwuk

LUWUK – Perhatian dan kepedulian Bupati Banggai H. Amirudin terhadap pengembangan Alkhairaat di Banggai dibuktikan dengan kesediaanya menjadi donatur tetap.

“Untuk mendukung kegiatan dan perkembangan Alkhairaat di Banggai, Saya akan menjadi donatur tetap, dengan nilai Rp 10.000.000,- per bulan,” ungkap Bupati Amirudin yang disambut teriakan alhamdulillah dan tepukan riuh dari abnaul khairaat pada acara haul guru tua yang ke 54 dirangkaikan dengan reuni akbar alumni madrasah Alkhairaat Luwuk, di Pondok Pesantren Alkhairaat Luwuk, 3 Juli 2022.

Bupati Amirudin mengungkapkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat yang dilimpahkan kepada ummatnya, dimana kegiatan Haul Guru Tua ini, merupakan penghormatan dan bakti anak kepada orang-tua, dalam hal ini bakti seluruh keturunan maupun murid serta simpatisan.

Seperti diketahui, Al Habib Sayyid Idrus Bin Salim Al Jufri merupakan tokoh dan pejuang di Sulawesi Tengah dalam bidang pendidikan agama Islam.

Sepanjang hidupnya, kata Bupati, ulama yang akrab disapa dengan sebutan Guru Tua ini, dikenal sebagai sebagai sosok yang cinta ilmu, tak hanya untuk diri sendiri, tapi ilmu itu juga ditularkan kepada orang lain.

Bupati menilai, sebagai salah-satu wujud cinta kepada ilmu, Lembaga Pendidikan Alkhairaat adalah sumbangsih nyata Guru Tua kepada umat Islam, bangsa dan negara.

Karena itu, Bupati menyatakan wajar bila Guru Tua dinobatkan sebagai pahlawan nasional, dan alasan itulah orang pertama di Banggai itu ikut menandatangani pernyataan dukungan.

“Saya telah menandatangani pernyataan untuk mendukung Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional, ” tandanya.

Bupati juga menegaskan, sebagai lembaga pendidikan tertua di Kabupaten Banggai, perguruan Alkhairaat Luwuk dalam perkembangannya, telah banyak melahirkan lulusan sejak tahun 1978.

BACA JUGA  Komda Alkhairaat Sigi Bentuk Komisariat di 16 Kecamatan

Terkait dengan reuni akbar, Bupati Amirudin berharap agar berbagai kegiatan sosial yang telah dan akan dilaksanakan tidak berhenti sampai disini saja. Hal ini nantinya akan bermakna ganda.

Selain kegiatan sosial kata Bupati, secara tidak langsung para alumni telah mensosialisasikan pula tentang keberadaan dan kemajuan Madrasah Alkhairaat Luwuk, sehingga ke depan mereka yang saat ini masih menjadi siswa-siswi Madrasah akan merasa memiliki sekolah sekaligus bangga menjadi alumni sekolah ini.

Kegiatan yang dilaksanakan di dalam halaman Masrasah Alkhairaat Luwuk ini, dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Banggai, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banggai, Ketua MUI Kabupaten Banggai, Ketua Komda Alkhairaat Kabupaten Banggai, Ketua WIA Kabupaten Banggai, Forum Komunikasi Umat Beragama Kabupaten Banggai, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Alumni Madrasah Alkhairaat.

Komentar