Anwar Hafid ke Kader Demokrat: Jadilah Kalian Berdarah-darah untuk Kemenangan
Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, dalam orasi politiknya pada Rapat Koordinasi (Rakor) memberikan semangat dan harapan pada kader-kadernya.
Anwar Hafid, meminta kader-kader partai Demokrat khususnya yang sudah dilantik jadi anggota DPRD jangan jadi penonton alias tidak full bekerja.
“Jadilah kalian yang berdarah-darah dari kemenangan kita 27 November 2024. Karena Temponamo perjuangan kita klimaks, jangan giliran berjuang kalian setengah-setengah, tapi pas menang so dia yang duluan didepan. Padahal cuman setengah-setengah berjuang,” ujar Anwar bergurau.
Anwar meminta, para kader Demokrat jagan cepat kecewa atau peccu. Mari kita berjuang bersama-sama untuk menjemput kemenangan dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng periode 2024-2029 ini.
Sementara itu, ketua panitia konsolidasi Partai Demokrat, Jumadil La Muhidin dalam laporannya dihadapan Anwar Hafid dan puluhan kader, mengatakan, pada pertemuan kali ini dihadiri suruh ketua-ketua dan sekretaris DPC Partai Demokrat se Sulteng.
Hadir dalam rakor partai Demokrat Rabu (3/10-2024) di salah satu hotel di Palu itu calon wakil gubernur Sulteng Reny Lamadjido.
Pasangan usungan Partai Demokrat, PBB dan PKS ini bernomor urut 2. Mereka adalah Doktoral ilmu pemerintahan dan dokter perempuan dan ahli kesehatan.
Diketahui, berdasarkan hasil surver terbaru yang lakukan Pilar Bangsa Research yang dilakukan pada tanggal 24 hingga 30 September 2024 menunjukkan bahwa pasangan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido mendapat dukungan kuat dari masyarakat dalam perebutan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah.
Pasangan dengan nomor urut 2 ini memperoleh dukungan 52,9% dari 1.200 responden yang disurvei.
Mereka unggul jauh dibandingkan 2 pasangan lainnya yakni, Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri hanya mendapatkan dukungan sebesar 21,9%, sedangkan pasangan Rusdy Mastura dan Sulaiman Agusto berada di posisi ketiga dengan 19,2%.
Sebanyak 6% responden menyatakan belum menentukan pilihan atau tidak tahu siapa yang akan mereka dukung. Survei ini memiliki margin of error ± 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.
