Niat Puasa Tasua dan Asyura Serta Keutamaannya
Puasa Tasua dan Asyura adalah dua puasa sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan pada bulan Muharram.
Puasa Tasua dilakukan pada tanggal 9 Muharram, sedangkan puasa Asyura dilakukan pada tanggal 10 Muharram.
Hukum Puasa Tasua dan Asyura
Hukum puasa Tasua dan Asyura adalah sunnah. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berpuasa pada hari-hari tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT dan untuk menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu.
Waktu Pelaksanaan Puasa Tasua dan Asyura
Pada tahun 2024, puasa Tasua jatuh pada hari Senin, 15 Juli 2024, sedangkan puasa Asyura jatuh pada hari Selasa, 16 Juli 2024.
Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura
Puasa Tasua dan Asyura memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:
- Menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu.
- Mendapat pahala yang besar.
- Melatih diri untuk berpuasa.
- Meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Tata Cara Puasa Tasua dan Asyura
Tata cara puasa Tasua dan Asyura sama dengan puasa pada umumnya, yaitu:
- Berniat puasa sebelum fajar.
- Menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari fajar hingga terbenamnya matahari.
- Memperbanyak amalan ibadah, seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.
Tips Melaksanakan Puasa Tasua dan Asyura
Berikut beberapa tips untuk melaksanakan puasa Tasua dan Asyura:
- Siapkan diri dengan baik, baik secara fisik maupun mental.
- Niat puasa sejak malam hari.
- Makan sahur dengan makanan yang bergizi.
- Perbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka puasa.
- Hindari aktivitas yang berat saat berpuasa.
- Perbanyak amalan ibadah.
Niat Puasa Tasua:
- Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ تَسُوعَاءَ لِلَّهِ تَعَالَى
- Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû’â lillâhi ta’âlâ.
- Arti: “Aku berniat puasa sunnah Tasu’a esok hari karena Allah SWT.”
Niat Puasa Asyura:
- Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَاشُورَاءَ لِلَّهِ تَعَالَى
- Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil ‘Asyûrâ lillâhi ta’âlâ.
- Arti: “Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah SWT.”
