Seluruh Pendamping Desa diminta mensosialisasikan perkembangan atau progres penggunaan Dana Desa ke setiap warga desa agar memiliki pemahaman utuh terhadap program pemerintah itu.

“Misalnya, itu lho kondisi Anggaran pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) kita tahun ini, ada dana desa masuk sekian, terus jenis peruntukannya,” jelas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar (Gus Halim), dalam keterangannya di Jakarta, seperti dikutip dari Infopublik, Senin 17 Juli 2023.

Menurutnya, sosialisasi itu dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring hingga evaluasi kegiatan pembangunan yang didanai Dana Desa.

Selain mendatangi setiap warga, Pendamping Desa juga dapat menggunakan media sosial atau pengumuman umum di tempat-tempat strategis di desa untuk mensosialisasikan pemanfaatan Dana Desa.

“(Penggunaan media sosial) itu bertujuan agar seluruh warga desa dapat mengetahui informasi dan berpartisipasi dalam penggunaan Dana Desa,” imbuhnya.

Upaya sosialisasi itu juga dinilai bisa memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang berasal dari segelintir orang mengenai tugas dan fungsi keberadaan para Pendamping Desa.

Sebab, posisi Pendamping Desa Saat ini sedang disorot oleh publik imbas dari wacana perpanjangan masa jabatan Kepala Desa yang awalnya enam tahun menjadi sembilan tahun.

Selain wacana penambahan masa jabatan Kepala Desa, sorotan itu muncul karena adanya usulan kenaikan Dana Desa dari semula rata-rata Rp1 miliar menjadi Rp5 miliar perdesa setiap tahun.

“Padahal, keberadaan Dana Desa yang nilainya Rp1 miliar saja sudah terbukti keberhasilannya. Penambahan menjadi Rp5 miliar juga tentunya harus diimbangi dengan kehadiran pembangunan di tiap-tiap rumah warga desa,” jelasnya.

Dengan demikian, tugas dan tanggung jawab Pendamping Desa juga mencakup menjelaskan wacana penambahan Rp5 miliar perdesa tiap tahun itu hanya bertujuan untuk kesejahteraan warga masyarakat desa.

“Itulah yang juga menjadi tugas kita semua agar kehadiran dana desa dirasakan oleh seluruh warga masyarakat, tentunya tidak mudah tapi harus dilakukan,” pungkasnya.