Tak Kunjung Diperbaiki, Pemuda Bolano Lambunu Tuliskan Spanduk Jembatan Cabang 3 Korban PHP
LAMBUNU – Kondisi jembatan cabang tiga yang menghubungkan Desa Lambunu Utara dan Desa Kotanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, sangat memprihatinkan.
Saat ini kondisi jembatan cabang tiga sudah tidak layak di gunakan, dikarenakan kayu sebagai lantai jembatan telah lapuk dan beberapa besi penyangganya telah patah.
Jika dilihat dari usianya, kondisi jembatan saat ini sudah mencapai 30 tahunan tanpa ada kejelasan dari pemerintah daerah untuk di lakukan perbaikan.
Wandi, selaku Pemuda Kecamatan Bolano Lambunu mengatakan, “dengan kondisi jembatan yang semakin hari semakin parah membuat beberapa pengendara tidak nyaman melintas di jembatan ini, sebab di bawahnya terdapat aliran sungai yang deras”, ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, dia dan beberapa pemuda di Kecamatan Bolano Lambunu membuat beberapa slogan kritik dalam bentuk tulisan di spanduk. Adapun slogan itu bertuliskan, Perhatian Rawan Kecelakaan, Jebatan ini Butuh Perhatian, Jembatan Korban PHP.
Yogi, yang juga merupakan pemuda Desa Lambunu Utara ikut dalam gerakan tersebut. Ia menilai, Kerusakan jembatan cabang tiga yang menghubungkan desa Lambunu Utara dan desa Kotanagaya itu mengakibatkan aktifitas warga menjadi terhambat, jembatan ini sudah menjadi keresahan warga sejak lama, namun tidak ada wujud perbaikan yang telihat di jembatan tersebut.
“Ini sangat miris, 2 bulan belakangan ini, sudah beberapa mobil yang terperosot. Ini artinya, memang jembatan cabang tiga ini tidak layak lagi untuk digunakan”, terangnya.
“Untuk itu, kami mendesak Pemkab Parimo untuk segera membangun jembatan baru yang layak. Jika tidak, kami sebagai pemuda tidak akan pernah berhenti untuk terus menyuarakan yang memang sudah menjadi aspirasi masyarakat”, tegasnya.
Kami sangat berharap banyak kepada pemerintah Kabupaten agar segera memperbaiki jembatan cabang tiga, demi kepentingan masyarakat dan akses ekonomi masyarakat kecamatan bolano lambunu. (FR)
