Finalis Puteri Indonesia Salah Lafalkan Pancasila, Najwa Shihab Kenang Masa Lalunya
JAKARTA – Finalis asal Sumatera Barat Kalista Iskandar yang masuk Top 6 pada ajang Puteri Indonesia 2020 mendapat Bully dari para netizen. Bahkan, peristiwa ini menjadikan Kalista trending topic di Indonesia dengan 7.3583 tweet.
Pasalnya, ia salah melafalkan kelima sila Pancasila saat menerima pertanyaan dari dewan juri. Seperti diketahui, malam acara itu Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta Kalista untuk menyebutkan lima sila Pancasila.
“Apakah Kalista hapal lima sila yang tekandung dalam Pancasila?,” tanya seorang juri.
Kalista yang diminta menjawab dalam waktu 30 detik tampak gugup.
Awalnya, dia masih lancar menyebutkan sila 1-3. Namun begitu sila keempat dan kelima, dia tak lagi bisa menyusun kata dengan baik;
“Nomor empat, kemanusiaan, kemasyarakatan yang dipimpin olh khimat kebijaaksaan…,” ujarnya.
Sila ini harusnya Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan dan Perwakilan.
Sorakan penonton tak lagi bisa dihindari. Suara Kalista sendiri bergetar dan gugup.
Dan sila kelima pun tak bisa lagi diselesaikannya dengan baik. “Kelima, kemanusiaan sosial yang adil dan beradap,” sebutnya.
Seharusnya ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’.
Melihat momen yang dialami Kalista, Najwa jadi teringat akan pengalamannya saat pertama kali siaran langsung di televisi yang juga mengalami gugup.
“Saya jadi teringat pengalaman siaran langsung pertama kali. Gugup luar biasa. Saya sampai salah menyebut nama sendiri. Bayangkan, perdana muncul di televisi tapi memperkenalkan diri sebagai orang lain”, Tulis Najwa di kaun Istagramnya, Sabtu, (7/3/2020).
Ia mengatakan, pengalaman yang sama ketika meliput bencana tsunami di Aceh. Karena kekalutan situasi saya salah menyebut Kota Calang menjadi Calung.
“Usai laporan langsung itu, saya dihampiri oleh seorang bapak sambil menangis, karena ia masih menunggu kabar dari keluarganya di kota yang saya salah sebut tadi” Kenangnya.
Oleh karenanya, saya sangan memahami apa yang dirasakan Kalista Iskandar pada acara ajang Puteri Indonesia 2020 itu.
“Jadi saya bisa memahami kegugupan yang pasti berkali-kali lipat dihadapi Kalista tadi malam. Hanya diberi waktu menjawab 30 detik di tengah riuh rendahnya sorakan penonton,” ungkap Najwa.
Lanjut Najwa, Bamsoet yang mengajukan pertanyaan semalam juga pernah mengalami hal serupa.
“Ketua MPR Bambang Soesatyo yang tadi malam mengajukan pertanyaan hafalan itu, juga pernah berada di situasi yang hampir mirip. Saat momen pelantikannya menjadi Ketua DPR. Walau bukan hapalan, karena ia dituntun saat mengucapkan sumpah, tapi ia juga sempat salah ucap sumpah. Bahkan sampai 3 kali”, katanya.
“We are all humans after all,” tutup Najwa. [Red/Ps]
