Ketua MUI Sulteng: Bencana di Sulteng Sebagai Peringatan Penting
PALU – Musibah gempa bumi dan tsunami yang melanda Sigi, Donggala, Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya, patut mendatangkan rasa sedih bagi semua elemen bangsa. Namun juga harus diikuti dengan kesadaran untuk beritighfar sekaligus memohonkan ampun mereka yang menjadi korban.
“Pertama-tama tentunya, kita sebagai umat Islam merasa sedih dengan apa yang terjadi. Dan, kita berbelasungkawa terhadap apa yang menimpa masyarakat kita, dan kita memohon agar mereka-mereka itu diampuni oleh Allah Subhanahu Wata’ala,” terang Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulteng, Habib Ali bin Muhammad Al-Jufri, dilansir dari hidayatullah.com, Jumat, (26/10/2018).
Ketua Pengurus Besar Al-Khairat Palu itu pun menuturkan bahwa tidaklah satu musibah terjadi, melainkan memberikan peringatan penting.
“Ini (gempa dan tsunami) merupakan peringatan dari Allah Subhanahu Wata’ala, yang sebelumnya, berbagai peringatan-peringatan telah diberi. Dan, hari Jumat kalau dalam riwayat (Hadits) adalah jatuhnya hari kiamat. Jadi musibah ini yang terjadi pada hari Jumat adalah gambaran, yang dijanjikan Allah itu pasti datang,” paparnya.
Oleh karena itu, pria ramah ini mendorong agar kaum Muslimin, penduduk Palu, Donggala, dan Sigi serta umumnya umat Islam di Indonesia untuk tidak bermain-main dengan peringatan Allah.
“Musibah atau kiamat itu pasti datang. Akan tetapi karena ulah maksiat umat manusia, maka musibah itu Allah datangkan lebih cepat. Artinya ini adalah percepatan dari kita sendiri, sehingga teguran (peringatan) ini ada,” tegasnya.
Selanjutnya, Habib Ali bin Muhammad Al-Jufri mendorong umat Islam untuk tidak lagi ragu-ragu dengan peringatan Allah dalam hal ini terhadap kitab suci Al-Qur’an.
“Dan, seharusnya kita sebagai umat Islam, sudah seharusnya sadar, bahwa apa yang Allah perintahkan dan Allah larang yang ada di dalam Al-Qur’an itu kita laksanakan. Karena tidak ada keraguan sedikit pun dari Al-Qur’an. Cuma (sayangnya) masih banyak umat Islam yang ragu dengan kitab sucinya sendiri,” jelasnya.
