Cerita Khabib Pensiun Karena Sebuah Janji pada Sang Ibu
JAKARTA – Para pencinta Ultimate Fighting Championship (UFC) tampaknya tak akan bisa melihat pertarungan Khabib Nurmagomedov melawan Conor McGregor atau Dustin Poirier di ring oktagon. Pasalnya, Khabib resmi mengumumkan untuk pensiun.
Khabib memutuskan pensiun setelah ia berhasil menjadi juara kelas ringan (lightweight) UFC untuk ketiga kalinya. Petarung berusia 32 tahun itu mengakhiri pertarungan lewat triangle choke atas lawannya, Justin Gaethje di ajang UFC 254, pada Minggu 25 Oktober 2020.
Saat itu, Khabib tak bisa menahan kesedihannya hingga tersungkur setelah mengalahkan Justin. Ia menangis karena kemenangannya kali ini tidak ditemani sang ayah, Abdulmanap, secara langsung di samping ring. Sang ayah meninggal dunia akibat serangan jantung dan komplikasi Covid-19 pada Juli 2020 lalu.
Pencapaian Khabib di UFC 254 tersebut resmi menjadi penutup karier yang gemilang baginya. Keputusannya untuk pensiun merupakan janjinya pada sang ibu untuk tidak terus bertarung.
“Ini pertarungan terakhir saya. Tidak mungkin saya bertarung tanpa ayah saya. Saya berbicara dengan ibu saya. Ibu tidak ingin saya bertarung tanpa ayah, tetapi saya berjanji pada ibu bahwa ini adalah yang terakhir. Ketika saya sudah berjanji, saya harus menepatinya,” tutur Khabib Nurmagomedov.
Setelah pertandingan, Khabib mengungkapkan permintaan terakhirnya pada UFC. Petarung asal Rusia tersebut ingin dirinya menyandang sebagai petarung terbaik nomor 1 pound-for-pound. Pasalnya, ia berhasil mencatatkan rekor 29 kemenangan berturut-turut.
“Permintaan terakhir saya untuk UFC adalah kalian harus menjadikan saya petarung nomor 1 pound-for-pound di dunia karena saya layak mendapatkannya. Saya juara sejati di kelas ringan tanpa terkalahkan. Terima kasih untuk semuanya,” kata Khabib Nurmagomedov.
Dana White selaku Presiden UFC, menyatakan bahwa Khabib Nurmagomedov menjadi petarung nomor satu dan layak dinobatkan sebagai salah satu petarung MMA terhebat sepanjang masa.
Sementara itu, Khabib Nurmagomedov tak hanya dikenal sebagai petarung yang tangguh. Ia juga terkenal sebagai Muslim yang taat. Ia bahkan menjadikan pertarungan UFC sebagai jalan dakwah. [Nisa Diniah]
