Polri Ungkap 318 Kasus Perjudian Online, 464 Orang Ditangkap

Penindakan terhadap perjudian online, kepolisian Indonesia telah mengambil langkah signifikan, dengan 318 kasus terungkap dan 464 tersangka ditangkap dalam waktu kurang dari dua bulan.

Operasi yang berlangsung pada 23 April hingga 17 Juni 2024 ini dipimpin oleh Bareskrim Polri yang dipimpin Komjen Pol Wahyu Widada.

Saat jumpa pers pada Jumat, 21 Juni 2024, Wahyu Widada mengungkapkan, aparat menyita barang bukti penting antara lain uang tunai Rp67 miliar, 494 unit ponsel, 36 laptop, 257 rekening bank, 98 rekening judi online, dan 296 kartu ATM.

“Operasi ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memerangi permasalahan perjudian online yang semakin meningkat di Indonesia, yang melibatkan 2,37 juta pemain, termasuk anak-anak di bawah usia 10 tahun. Bahkan, baru kemarin dilaporkan ada 80.000 anak di bawah 10 tahun yang terkena dampaknya”, katanya.

Wahyu Widada mencatat, meskipun sebagian besar transaksi perjudian online berskala kecil, seringkali di bawah Rp 100.000, namun jumlah pelakunya sangat banyak. Dia menegaskan kembali komitmen polisi untuk mengatasi permasalahan ini dengan tindakan tegas, sesuai hukum berlaku.