PKD Ke-IV PMII Untad, Begini Pesan Untuk Semua Kader

Bagikan Artikel Ini

Palu– Untuk menimalisir pemahaman radikalisme di kampus dan masyarakat, Kaderisasi menjadi hal yang penting dilakukan. Hal tersebut disampaikan Taslim Pakaya, Saat Pelatihan Kader Dasar (PKD) Ke-IV Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bertempat di Aula Asrama Sinjai, Kamis, (8/04/2021).

Dengan mengangkat tema “Transformasi Gerakan Kader Mujahid yang Berkemajuan di Era Digital Melalui Nilai-Nilai Ahlusunnah Wal Jama’ah”. Serta dirangkaikan dengan penampilan Seni.

Ketua Cabang PMII Kota Palu, Taslim mengatakan bahwa masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus di laksanakan oleh Pengurus ataupun kader pada umumnya untuk menjaga eksistensi organisasi.

“Untuk mendakwahkan pemahaman Ahlusunnah Wal Jamaah (Aswaja) tentu saja Kaderisasi sangat penting sehingga kita bisa memahamkan Islam yang rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Selain itu, kata Taslim Perkembangan  teknologi yang sangat pesat hari ini atau yg dikenal dengan Industri Four Point Zero (4.0) mengharuskan gerakan PMII bukan hanya pada forum diskusi secara langsung tetapi harus menguasai media sosial.

” Tantangan zaman selalu mengalami perubahan pesat, tentunya kader-kader Pmii harus memiliki Ilmu pengetahuan dan soft skill. Hal ini sangat penting untuk mengimplementasikan rasa cinta terhadap NKRI yang di wujudkan dengan memberikan gagasan ataupun gerakan nyata,” Jelas Taslim

Ketua PKC PMII Sulawesi Tengah Muhammad Arif mengatakan Ilmu pengetahuan tanpa akhlaq itu sia-sia. Sebab aqhlak menjadi hal yang penting dalm pengetahuan.

” Masuk dan tidaknya pemahaman dalam ilmu pengetahuan tergantung akhlaq seseorang. Keduanya harus bisa diseimbangi,” Ujarnya.

Tidak hanya itu, Arif juga menyampaikan bahwa kader Pkd seharusnya tidak lagi berbicara persoalan apa ideologi Pmii kepada anggota-anggota Pmii. Tetapi kader Pkd harus menjawab dengan cara mengimplementasikan nilai-nilai Aswaja,”

“Olehnya, Arif berharap agar kader-kader PKD harus mampu menyebarkan pemahaman Islam Ahlussunnah wal jama’ah (Aswaja) baik dikalangan mahasiswa dan masyarakat,” pungkasnya. (AMR)

loading...

Bagikan Artikel Ini

Komentar