oleh

Perindo Resmi Usung Cudi-Ma’mun, Anwar Hafid Masih Optimis

PALU – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada pasangan Cudi – Ma’mun.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sulteng, Clement Efraim Musa yang dikonfirmasi membenarkan bahwa partainya telah mengeluarkan surat keputusan model B1 KWK kepada pasangan Cudi – Ma’mun.

“Iya benar, Perindo telah memberikan surat keputusan B1 KWK kepada pasangan Rusdy Mastura – Ma’mun Amir yang diserahkan langsung oleh Sekjen di kantor DPP Perindo Jalan Diponegoro Jakarta pada pukul 11.00 Wita hari ini (sabtu),” ujar Clement Efraim Musa seperti melansir Sultengnews.com, Sabtu (29/8/2020).

Menurut Clement, penetapan pilihan kepada pasangan Cudi – Ma’mun sudah melalui serangkaian proses yang panjang dan pada akhirnya DPP Perindo memutuskan mengusung pasangan Cudi – Ma’mun, karena visi – misinya secara dengan visi – misi perindo serta hasil survei juga menunjukan bahwa elektabilitas pasangan Cudi – Ma’mun saat ini yang tertinggi.

“Dipilihnya pasangan Cudi – Ma’mun, karena sejalan dengan visi – misi Perindo serta elektabilitas pasangan ini sesuai yang kami terima merupakan yang tertinggi,” terang Efraim Musa optimis.

Bagaimana dengan pasangan Anwar-Sigit?

Dengan keluarnya rekomendasi Partai Perindo ke Cudi-Ma’mun, maka tersisa satu partai yakni partai Golkar yang diharapkan bisa mencukupi persyaratan kursi dari pasangan Anwar-Sigit.

Kabarnya, besok 30 Agustus 2020 Partai Golkar akan mengumumkan kemana arah dukungannya di Pilgub Sulawesi Tengah.

Rumor berhembus kencang menyebutkan, besar kemungkinan partai Golkar akan mengusung pasangan Cudi – Ma’mun. Jika akhirnya Golkar mengusung Cudi – Ma’mun, maka pasangan Anwar-Sigit dpastikan tidak dapat bertarung di pilgub sulteng pada 9 Desembr mendatang.

Mampukah pasangan AS meraih simpati partai Golkar ?, menarik untuk dinantikan. Yang pasti, pasangan AS akan menempuh jalan terjal untuk bisa berhasil mendaftar di KPU, karena tersisa partai  Golkar yang belum menentukan sikapnya.

BACA JUGA  Gerindra Instruksikan Kader Menangkan Hidayat – Bartho

Namun sebaliknya, jika Partai Golkar bakal mengusung pasangan Anwar-Sigit, maka piligub di Sulawesi Tengah akan semakin menarik dengan menampikan 3 kandidat.

Pasangan AS sudah mengantongi 7 kursi dukungan yakni Damokrat (4 kursi), PAN (2 kursi) dan PPP (1 kursi), sehingga pasangan AS tinggal butuh tambahan 2 kursi lagi sudah cukup mengantarkan mereka mendadtar di KPU sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Sulteng.

Jika Golkar akhirnya mengusung pasangan AS, maka jumlah kursi yang mengusungnya menjadi 14 kursi karena Golkar memiliki 7 kursi di DPRD Sulteng.

Anwar Hafid mengaku masih optimis bisa mendapatkan surat keputusan dari Partai Golkar.

“Insya Allah masih terus berjuang Dinda, memang jalan pasangan AS sangat terjal. Tapi Insya Allah semoga masih cukup waktu sampai hari yang ditentukan,” ujar Anwar Hafid seperti dilansir  Sultengnews.com pada Sabtu (29/8/2020).

Anwar Hafid mengaku, dirinya seperti dijegal untuk maju di Pilgub Sulteng. Namun dia tetap optimis bahwa pasangan AS (Anwar Hafid – Sigit Purnomo Said) akan tetap mendapatkan dukungan sehingga cukup untuk mendaftar di KPU sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Kita masih terus melakukan komunikasi secara intens dengan partai Golkar. Mohon do’a, semoga semuanya lancar,” terangnya. [***]

Komentar

Masih Hangat