Paripurna, Bupati Beri Penjelasan Pengajuan Dua Ranperda Kabupaten Sigi

SIGI, Infopena.com – Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta memberikan penjelasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Sigi. Dua Ranperda tersebut adalah Ranperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Ranperda Sigi Hijau.

Penjelasan Raperda ini disampaikan dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sigi yang dipimpin langsung Ketua DPRD Rizal Intjenae didampingi Wakil Ketua I Moh Umar, di Ruang Serbaguna Kota Rindau, Dolo, Senin (19/11/2018).

Bupati Sigi Mohamad Irwan dalam penjelasannya sampaikan, Ranperda pengelolaan air limbah domestik penting diajukan untuk memberikan arah, landasan dan kepastian hukum bagi semua pihak dalam penyelenggaraan pengelolaan air limbah domestik di Kabupaten Sigi.

” Mengingat air limbah domestik yang dibuang ke media lingkungan di kabupaten sigi berpotensi menimbulkan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan yang dapat menurunkan derajat kesehatan dan produktifitas kegiatan manusia,” ujarnya.

Oleh karena itu lanjutnya, pengelolaan air limbah ini penting dilaksanakan untuk mengendalikan pembuangan air limbah domestik sehingga tidak menimbulkan adanya resiko terhadap ancaman pencemaran lingkungan

” Selain itu, juga dapat menjaga kualitas air baku dan air permukaan serta menjaga kelestarian fisik lingkungan hidup,” terangnya.

Tanpa adanya sistim pengolaan yang baik terhadap air limbah, maka akan berdampak pada pencemaran dan menurunnya kualitas lingkungan, kualitas air di badan penerima air, seperti sungai, kerusakan keseimbangan ekologi di aliran sungai,

Selanjutnya, berdampak pada masalah kesehatan penduduk yang memanfaatkan air sungai secara langsung sehingga dapat menurunkan derajat kesehatan masyarakat serta akan meningkatkan angka kematian akibat penyakit infeksi air.

Berikutnya Raperda Sigi Hijau. Bupati menjelaskan, pengajuan Ranperda ini menjadi pedoman kebijakan daerah dalam menyusun seluruh rangkaian proses pembangunan daerah yang berlandaskan pada arah pembangunan berkelanjutan.

” Dengan tetap memperhatikan kondisi geografis karakteristik sumber daya alam dan daya dukung lingkungan hidup, kearifan lokal masyarakat setempat untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup,”

” Olehnya Perda ini diharapkan dapat memberi kepastian hukum bagi pelaksanaan pembangunan berkelanjutan di Kabupatrn Sigi,” tambah Bupati Sigi.

Setelah penjelasan Bupati Sigi, acara dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Daerah dengan DPRD Sigi atas revisi KUA/PPAS tahun anggaran 2019 dan revisi pelaksanaan kontrak tahun jamak pembangunan kantor DPRD Kabupaten Sigi. (Ardi)

Komentar